Konflik Tigray: 45 Ribu Warga Ethiopia Mengungsi ke Sudan

    Willy Haryono - 24 November 2020 11:43 WIB
    Konflik Tigray: 45 Ribu Warga Ethiopia Mengungsi ke Sudan
    Lebih dari 45 ribu warga Ethiopia dari Tigray telah mengungsi ke Sudan. (AFP/Ebrahim Hamid)
    Khartoum: Lebih dari 45 ribu warga telah melarikan diri dari Ethiopia ke Sudan sejak dimulainya konflik bersenjata di wilayah Tigray. Data disampaikan Alsir Khaled, kepala agensi pengungsian Sudan di kota perbatasan Kassala kepada kantor berita Sputnik pada Selasa, 24 November 2020.

    Sejak awal November, konflik bersenjata meletus antara pasukan pemerintah Ethiopia dan Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) di wilayah Tigray. Pemerintah Ethiopia menuding TPLF telah berkhianat dengan menyerang sebuah pangkalan militer di kawasan.

    Ethiopia juga menuduh TPLF telah menyerang sejumlah infrastruktur penting, termasuk sebuah bandara.

    "Jummlah pengungsi Ethiopia (di Sudan) yang melarikan diri dari perang di area Tigray telah melampaui 45 ribu," kata Khaled.

    "Di waktu bersamaan, isu-isu lokal (terkait tempat permukiman bagi pengungsi) tetap berlanjut karena kinerja organisasi kemanusiaan relatif lamban," sambungnya.

    Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) khawatir konflik Tigray dapat memicu krisis kemanusiaan.

    Minggu kemarin, Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed melayangkan ultimatum kepada TPLF untuk segera menyerah dalam 72 jam atau hingga Rabu besok. PM Abiy menyerukan semua warga Tigray untuk bergabung dengan pemerintah, karena Mekelle -- ibu kota Tigray -- akan segera dikepung.

    Pemimpin TPLF Debretsion Gebremichael menolak ultimatum, dan mengaku akan terus berjuang hingga akhir. "Ia (PM Abiy) tidak memahami siapa kami sebenarnya. Kami adalah masyarakat berprinsip, dan siap mati dalam mempertahankan hak-hak membela wilayah ini," kata Gebremichael, dikutip oleh media AFP.

    Baca:  Pasukan Tigray Abaikan Ultimatum Pemerintah Ethiopia

    Ethiopia adalah mosaik dari berbagai suku etnis -- Amhara, Oromo, Tigrayan, Sidama, Gurage, Wolayta, dan Somali. Tokoh bernama Meles Zenawi dan kelompok elite Tigrayan menguasai Ethiopia, sebelum akhirnya kehilangan kekuasaan usai kematiannya di tahun 2012.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id