Kesal Tak Disambut Pilot, Istri PM Israel Coba Masuk Kokpit

    Arpan Rahman - 20 Agustus 2019 16:00 WIB
    Kesal Tak Disambut Pilot, Istri PM Israel Coba Masuk Kokpit
    Istri dari PM Benjamin Netanyahu, Sara Netanyahu, meninggalkan gedung pengadilan di Yerusalem, 16 Juni 2019. (Foto: AFP/GALI TIBBON)
    Kiev: Istri dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan mencoba masuk ke dalam kokpit pesawat karena kesal tak disambut pilot saat hendak terbang ke Ukraina.

    Insiden itu terjadi di dalam pesawat maskapai nasional Israel, El Al. Kala itu, PM Israel dan istrinya, Sara Netanyahu, hendak melakukan kunjungan kenegaraan selama dua hari ke Ukraina.

    Saat rombongan PM Israel masuk ke pesawat, pilot mengucapkan selamat datang ke beberapa orang, tapi melewatkan Sara. Menurut laporan media Channel 12, Sara mencoba masuk ke kokpit untuk menyampaikan kekesalan.

    Setelah terjadi diskusi, pilot El Al kemudian menyebutkan nama Sara dalam pernyataan terpisah. 

    Kantor PM Israel mengonfirmasi bahwa insiden itu memang terjadi. Namun ia menyayangkan laporan yang berada di luar sana terlalu "dilebih-lebihkan."

    "Memang telah terjadi kesalahpahaman saat itu, tapi segera diklarifikasi, dan penerbangan berjalan sesuai rencana," kata juru bicara kantor PM Israel, disitat dari Newsweek, Senin 19 Agustus 2019.

    Dalam beberapa laporan media, terdapat laporan bahwa petugas keamanan harus menahan laju Sara yang memaksa masuk ke kokpit. Jubir kantor PM Israel menegaskan bahwa peristiwa itu tidak pernah terjadi.

    "Cerita mengenai petugas keamanan itu adalah kebohongan belaka. Itu adalah percobaan media tertentu untuk mengalihkan perhatian mengenai kunjungan internasional perdana menteri," ungkapnya.

    Maskapai El Al merespons pemberitaan, dan mengatakan bahwa penerbangan menuju Ukraina berjalan dengan lancar. "Kami senang dalam melayani perdana menteri dan juga Ibu Netanyahu dalam perjalanan ke Ukraina," sebut El Al di Jerusalem Post.

    Juni lalu, Sara diminta membayar USD15 ribu (setara Rp214 juta) setelah dirinya mengaku telah menggunakan uang wajib pajak untuk ratusan paket makanan. Dia terhindari dari vonis penjara, dan hanya dinyatakan bersalah atas pelanggaran menyelewengkan dana publik.

    PM Netanyahu adalah pemimpin asing pertama yang datang ke Kiev usai Volodymyr Zelenskiy menjadi presiden baru Ukraina.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id