IRA Berencana Serang Pembangkit Listrik di Inggris - Medcom

    IRA Berencana Serang Pembangkit Listrik di Inggris

    Arpan Rahman - 21 Oktober 2019 05:29 WIB
    IRA Berencana Serang Pembangkit Listrik di Inggris
    Ilustrasi oleh AFP.
    Belfast: Kelompok separatis IRA berencana untuk menyerang pembangkit listrik di Inggris tenggara pada tahun-tahun terakhir kampanye pengeboman terornya. Hal ini diklaim oleh seorang mantan anggotanya.

    Dikutip dari Guardian, Minggu 20 Oktober 2019, rencana itu diduga dibuat pada pertengahan 1990-an, tak lama sebelum perjanjian damai Belfast Agreement.

    John Crawley, seorang ahli bom yang dilatih oleh Angkatan Laut Amerika Serikat menjadi pengangkat senjata IRA, membuat klaim baru dalam serial BBC yang menandai peringatan ke-50 pecahnya Irlandia Utara. Episode terakhir Spotlight on the Troubles: A Secret History mengeksplorasi kampanye IRA terakhir di Inggris dan pembicaraan rahasia yang menghasilkan perdamaian.

    IRA melanggar gencatan senjata 1994 di Februari 1996 ketika meledakkan sebuah bom di Docklands London, menewaskan dua orang, melukai lebih dari 100 dan menyebabkan GBP150 juta kerusakan atau Rp2,7 triliun. Pada tahun yang sama meledakkan sebuah bom di pusat kota Manchester, melukai lebih dari 200.

    Serangan itu terjadi ketika partai Sinn Fein berdebat dengan Pemerintah Inggris mengenai seruan agar IRA dilucuti sebelum partai republik Irlandia itu bisa terlibat dalam pembicaraan damai formal.

    “Serangan itu tidak terjadi karena ia dan pelaku bom IRA lainnya ditangkap atau dibunuh setelah operasi pengawasan oleh polisi dan MI5,” ujar Crawley.
     
    “Program kampanye pengeboman daratan Inggris membuat IRA "kewalahan". Dia mengklaim ada kekurangan sukarelawan untuk ke Inggris mengebom sasaran,” sebut pria yang ditangkap menyelundupkan senjata dari AS untuk IRA.

    John Grieve, direktur intelijen Scotland Yard, menggambarkan Crawley dan pengebom IRA lainnya sebagai "tim A". "Mereka sangat bagus dan salah satunya, John Crawley, mantan spesialis penghancuran Korps Marinir AS, melambangkan kecerdikan, keterampilan, pengalaman, dari jenis orang yang melawan kita," katanya.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id