Kapal Penyelamat Terbalik di Prancis, Tiga Kru Tewas

    Willy Haryono - 08 Juni 2019 09:09 WIB
    Kapal Penyelamat Terbalik di Prancis, Tiga Kru Tewas
    Momen-momen terakhir sebelum kapal penyelamat terbalik di lepas pantai Prancis, Jumat 7 Juni 2019. (Foto: AFP)
    Paris: Sebuah kapal penyelamat terbalik di lepas pantai Prancis di tengah tiupan angin kencang berkecepatan 129 kilometer per jam yang dibawa Badai Miguel, Jumat 7 Juni 2019. Insiden tersebut menewaskan tiga kru kapal.

    Ketiga korban tewas adalah bagian dari total tujuh kru yang dikirim untuk menyelamatkan sebuah kapal di Samudra Atlantik. Badai Miguel sempat memiliki kecepatan angin hingga 147 km per jam saat melanda Spanyol utara, dan kemudian bergerak ke Teluk Biscay serta Prancis.
    Badai Miguel terjadi di waktu yang tak biasa, yakni di awal musim panas saat banyak wisatawan berdatangan ke berbagai lokasi wisata.

    Serangkaian foto dari National Society of Sea Rescue memperlihatkan kapal penyelamat yang tergulung ombang besar sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam. Empat dari tujuh kru berhasil berenang ke tepi pantai.

    Tiga helikopter beserta 60 petugas pemadam kebakaran sempat dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mencari sisa tiga kru yang dinyatakan hilang. 

    "Kondisi di laut cukup berbahaya saat ini," kata Wali Kota Sables-d'Olonne, Yannick Moreau kepada kantor berita BFMTV

    "Kapal tersebut memiliki tujuh kru, dan tiga di antaranya meninggal dunia. Ini adalah pukulan telak bagi kami dan seluruh warga kota," lanjut dia.

    Sepuluh wilayah di Prancis menerapkan status waspada di tengah bertiupnya Badai Miguel. Perjalanan kereta api di wilayah Prancis barat terganggu akibat imbas Badai Miguel.

    Peringatan badai juga telah diterapkan di Belanda, terutama di separuh wilayah barat. Badai Miguel diprediksi membawa hujan deras serta tiupan angin kencang hingga kecepatan 100 km per jam.

    Angin kencang telah melanda pesisir Belanda sejak awal Kamis lalu. Secara tak terduga, polisi yang sedang berpatroli di tengah badai di pesisir provinsi Zealand menemukan sebuah laboratorium kokain.

    Polisi mengatakan laboratorium kokain tersebut adalah salah satu yang terbesar di Belanda.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id