• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 20 AGUSTUS 2018 terkumpul RP 13.813.894.338

 wni  

Kronologis Tenggelamnya WNI di Danau Trebgas, Jerman

Sonya Michaella - 10 Agustus 2018 19:09 wib
Ilustrasi oleh Medcom
Ilustrasi oleh Medcom

Berlin: Kabar mengenai tenggelamnya seorang warga negara Indonesia (WNI) di Jerman, diakui oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Jerman Arif Havas Oegroseno.
 
Baca juga: Seorang WNI Dilaporkan Tewas Tenggelam di Jerman.
 
Dubes Havas menyebutkan bahwa Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Frankfurt pada Kamis 9 Agustus 2018 sore waktu setempat, menerima informasi yang dikirimkan melalui aplikasi whatsapp dari salah seorang WNI di Jerman berinisial (P) yang mengabarkan tentang temannya berinisial (SPDP) yang tenggelam saat berenang di Danau Trebgas Badesse, Bavaria, Jerman.
 
"Pada 8 Agustus (P) dan (SPDP) beserta teman lainnya warga negara Maroko mengunjungi Danau Trebgas. (P) pada saat itu tidak ikut berenang. Setelah 2 jam menunggu (SPDP) tidak kunjung keluar dari danau. Khawatir akan hal ini (P) melaporkan kejadian tersebut ke petugas danau," ujar Havas, kepada Medcom.id, Jumat 10 Agustus 2018. 
 
Kemudian petugas mencoba memanggil (SPDP) berkali-kali melalui pengeras suara, namun tetap tidak datang. (P) bersama petugas pun melaporkan hal ini ke polisi setempat.
 
Havas menambahkan pada hari yang sama, sekitar pukul 16.30 waktu setempat, pihak polisi melakukan pencarian di dalam dan sekitar danau. Pencarian dilakukan hingga pukul 01.30 dini hari waktu setempat, namun belum membuahkan hasil.
 
Keesokan hari pada 9 Agustus sekitar pukul 5.00 sore ditemukan sosok jenazah di sekitar danau. (P) diminta untuk mengenali jenazah tersebut, dan mengiyakan bahwa itu adalah jenazah temannya (SPDP).
 
KJRI Frankfurt telah berkoordinasi dengan Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kemlu untuk menginfokan pihak keluarga. Saat berita ini dibuat, KJRI Frankfurt telah berhasil melakukan komunikasi dengan orangtua korban, yang meminta agar jenazah dapat dipulangkan ke Indonesia.
 
Berdasarkan ketentuan di Jerman, untuk jenazah yang meninggal selain di rumah sakit atau di rumah, maka perlu dilakukan proses otopsi terlebih dahulu sebelum jenazah dikuburkan. Saat ini penanganan jenazah masih berada dalam otoritas Pemerintah Jerman
 
KJRI Frankfurt terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk melakukan penanganan lebih lanjut atas kasus ini. SPDP merupakan mahasiswi program S1 jurusan Biokimia di salah satu universitas di Jerman.


(FJR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.