Presiden Jerman: Kami Berutang Budi kepada Habibie

    Fajar Nugraha - 13 September 2019 12:31 WIB
    Presiden Jerman: Kami Berutang Budi kepada Habibie
    Mendiang BJ Habibie. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari)
    Berlin: Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier menghaturkan belasungkawa atas wafatnya Presiden Ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie. Menurut Steinmeier, Jerman berutang budi kepada Habibie.

    "Kesedihan mendalam ketika mendengar kabar wafatnya Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie. Izinkan saya untuk mengucapkan simpati yang tulus kepada keluarga dan rakyat Indonesia," ujar Presiden Frank-Walter Steinmeier, dalam keterangan tertulis Kedubes Jerman, yang diterima Medcom.id, Jumat, 13 September 2019.

    "Presiden Habibie adalah sosok yang mengabdikan diri untuk negara dan memberikan kontribusi luar biasa untuk Indonesia. Dia membuka jalan demokrasi untuk Indonesia," tegas Presiden Steinmeier.

    "Sepanjang hidupnya, Presiden Habibie selalu berupaya menjaga perdamaian dan hubungan antara agama serta budaya. Pertukaran dan rasa saling hormat menjadi motivasi serta penopang setiap tindakannya," imbuhnya.

    Di mata Presiden Steinmeier, Habibie dianggapnya memiliki ikatan kuat dengan budaya dan tradisi Jerman bahkan dengan seluruh aspek Jerman yang dianggapnya sebagai rumah kedua. Sejak merasakan sebagai pelajar di Aachen, Habibie tetap menjaga kedekatan dengan Jerman dan banyak temannya.

    "Jerman berutang budi terhadap Habibie. Banyak hal luar biasa dicapainya dan melakukan lebih banyak daripada banyak pihak untuk menjaga hubungan kedua negara. Untuk itu, Habibie diberikan penghargaan 'Grand Cross 1st Class of the Order of Merit of the Federal Republic of Germany'," tutur mantan Menlu Jerman itu.

    "Kami kehilangan sahabat yang tidak pernah lelah mendukung hubungan kedua negara. Kami merasakan kesedihan keluarga dan bangsa (Indonesia). Warisan Presiden Habibie akan tetap terjaga dan kami tidak akan pernah melupakan sifat yang menawan serta upayanya yang luar biasa untuk memupuk persahabatan Indonesia-Jerman," ucap Steinmeier.

    BJ Habibie, wafat di usia 83 tahun. Teknorat kelas dunia yang juga Bapak Dirgantara Indonesia ini dimakamkan di sebelah makam istrinya yang tercinta, Hasri Ainun Besari atau Ainun Habibie, di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

    Bapak Teknologi Indonesia itu tutup usia pukul 18.05 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

    Presiden Joko Widodo memimpin langsung upacara pemakaman Habibie di Kalibata. Warga pun tampak memberikan penghormatannya selama kendaraan yang membawa jenazah Habibie melintas menuju Kalibata.




    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id