Politisi Prancis Beramai-ramai Dukung Brigitte Macron

    Willy Haryono - 07 September 2019 20:06 WIB
    Politisi Prancis Beramai-ramai Dukung Brigitte Macron
    Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri) bersama istrinya, Brigitte Macron. (Foto: AFP 2019 / Gerard Julien)
    Paris: Politisi Prancis beramai-ramai mendukung Brigitte Macron, istri dari Presiden Emmanuel Macron, yang dihina presiden dan juga menteri ekonomi Brasil atas penampilan serta usianya.

    Penghinaan terhadap Brigitte -- dilakukan Presiden Jair Bolsonaro dan menteri Paulo Guedes -- telah memicu gelombang protes, baik di Brasil maupun Prancis.

    Jean-Luc Melenchon, pemimpin partai sayap kiri la France Insoumise, menyampaikan dukungannya kepada sang ibu negara via Twitter saat dirinya berkunjung ke Brasil.

    "Ibu (Brigitte), warga Brasil yang saya temui semuanya marah atas sikap tidak sopan pemimpin mereka terhadap Anda. Saya juga marah. Mereka yang menghina Anda adalah orang-orang yang memenjarakan (mantan presiden) Lula da Silva yang tidak bersalah," tulisnya, dikutip dari laman Sputnik, Sabtu 7 September 2019.

    Nicolas Florian, Wali Kota Bordeaux dari partai Republik Prancis, juga mengecam penghinaan terhadap Brigitte. Ia menilai menghina istri Macron sama artinya dengan merendahkan wanita dan Prancis.

    Valerie Pecresse, mantan menteri yang kini memimpin dewan regional Ile-de-France, mengecam keras Bolsonaro dan Guedes. "Saat mereka menghina Brigitte Macron, maka semua perempuan di Prancis juga tersinggung," tegasnya.

    Tiphaine Auziere, anak dari Brigitte, juga turut mendukung ibunya via media sosial. "Ini adalah tahun 2019, dan para politisi menyerang seorang wanita hanya karena penampilannya," sebut Auziere.

    Penghinaan terhadap Brigitte adalah buntut dari perseteruan antara Bolsonaro dan Macron. Bolsonaro kesal karena Macron terkesan menuding dirinya bergerak lamban dalam merespons kebakaran hutan Amazon.

    Bolsonaro kemudian menolak bantuan dana yang disalurkan Group of Seven (G7) untuk penanganan kebakaran Amazon. Ia menegaskan dana itu baru akan diterima usai Macron meminta maaf.

    Perselisihan berlanjut saat Bolsonaro mengomentari sebuah tulisan di media sosial yang membandingkan ibu negara Brasil dengan Prancis. Dalam tulisan seorang warganet itu, disebutkan bahwa istri Bolsonaro, Michelle, jauh lebih cantik dan muda ketimbang Brigitte. Bolsonaro merespons tulisan tersebut dengan nada sarkasme. "Tolong jangan permalukan dia (Macron), hahaha."

    Sementara pernyataan yang disampaikan Guedes lebih bersifat frontal. Guedes mengatakan dirinya sepakat dengan lelucon Bolsonaro mengenai rupa Brigitte
     
    “Apa yang dikatakan Presiden (Bolsonaro) sangat benar. Perempuan itu (Brigitte Macron) benar-benar buruk,” ucap Guedes.

    Bolsonaro telaj menghapus komentarnya mengenai Brigitte, sementara Guedes telah meminta maaf dan mengatakan bahwa yang dikatakannya itu hanyalah sebuah "lelucon."




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id