Jokowi-Trump Sepakati Peningkatan Kerja Sama Ekonomi dan Pemberantasan Terorisme

    Desi Angriani - 08 Juli 2017 22:18 WIB
    Jokowi-Trump Sepakati Peningkatan Kerja Sama Ekonomi dan Pemberantasan Terorisme
    Presiden Joko WIdodo dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di KTT G20 di Hamburg, Jerman -- Foto: Biropers Istana
    medcom.id, Hamburg: Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di sela-sela penyelenggaraan KTT G20 di Hamburg, Jerman. Dalam pertemuan itu, kedua kepala negara menyepakati peningkatan kerja sama di sektor perdagangan dan pemberantasan terorisme.

    Presiden Jokowi mengungkapkan, hubungan perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat sangat beragam, mulai dari kelapa sawit, kedelai sampai ke pesawat terbang. Bahkan, Indonesia mengimpor kedelai dalam jumlah yang besar.

    Di bidang penanggulangan terorisme, Presiden menyampaikan apresiasinya kepada komitmen Amerika Serikat untuk tidak memusuhi Islam dan bekerja sama dengan negara muslim untuk memerangi terorisme.

    “Berkurangnya pergerakan ISIS di Syria dan Iraq mengharuskan kita memberikan perhatian ekstra kepada pergerakan mereka di daerah lain, termasuk Asia Tenggara. Penyerangan dan pendudukan grup teroris di Marawi, Filipina merupakan bukti meningkatnya ancaman terorisme,” kata Jokowi dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com di Jakarta, Sabtu 8 Juli 2017.

    Jokowi-Trump Sepakati Peningkatan Kerja Sama Ekonomi dan Pemberantasan Terorisme
    Foto: Biropers Istana

    Untuk itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini berharap kerja sama kedua negara dalam penanggulangan terorisme dapat dilakukan melalui pertukaran informasi intelijen, penghentian aliran dana, pemberdayaan masyarakat moderat dan penyebaran kontra narasi.

    (Baca: Presiden Jokowi dan PM Australia Intensifkan Kerja Sama Terorisme).

    Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala BKPM Thomas Lembong, Duta Besar Indonesia untuk Jerman Fauzi Bowo dan Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.

     



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id