• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Ratu Elizabeth akan Terima Donald Trump di Kastil Windsor

Arpan Rahman - 12 Juli 2018 15:25 wib
Ratu Inggris Elizabeth II akan melakukan pertemuan dengan
Ratu Inggris Elizabeth II akan melakukan pertemuan dengan Presiden AS Donald Trum (Foto: AFP).

London: Ratu Inggris Elizabeth II akan bertemu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump di Kastil Windsor, pada Jumat mendatang. Pertemuan ini sebagai bagian dari kunjungannya ke Inggris.
 
Menurut pihak Istana Buckingham, Ratu akan menyambut pemimpin Amerika dan istrinya di podium di alun-alun kastil.
 
Seorang penjaga kehormatan, yang dibentuk dari Coldstream Guards, akan memberikan salam kerajaan dan lagu kebangsaan AS akan dimainkan.
 
Ratu dan Trump akan memeriksa barisan penjaga kehormatan sebelum menonton pawai militer yang berbaris di hadapan mereka.
 
Presiden dan Ibu Negara kemudian dijadwalkan bergabung dengan Ratu untuk minum teh di kastil.
 
Downing Street telah mengungkapkan bahwa Presiden AS juga akan disuguhi makan malam resmi di Blenheim Palace. Mengarahkan banyak orang untuk melihat kunjungan Trump sebagai kunjungan kenegaraan dalam segala hal kecuali tajuknya.
 
Trump diperkirakan hampir sepenuhnya menghindari London pada kunjungan empat harinya, tinggal di ibu kota hanya pada Kamis malam setelah kedatangannya.
 
Hal ini menyiratkan bahwa Presiden Amerika yang kontroversial berupaya menghindari protes besar terhadap dirinya, termasuk balon raksasa 'Bayi Trump' yang memiliki izin untuk diterbangkan di atas gedung Parlemen pada pukul 9.30 waktu setempat selama dua jam pada Jumat pagi.
 
Trump sebelumnya sudah meminta prosesi kereta kencana dengan Ratu pada kunjungan kenegaraannya, yang pasti belum pernah terjadi sebelumnya.
 
Menjelang kunjungan presiden, kampanye digelar untuk menjadikan lagu American Idiot karya Green Day menjadi nomor satu. Kampanye ini dirancang supaya American Idiot menduduki tangga papan atas secara sempurna bertepatan kedatangan Trump di tanah Inggris, pada Kamis 12 Juli.
 
Dilansir dari Mirror, Kamis 12 Juli 2018, warganet sangat senang bahwa rencana tersebut tampaknya akan berhasil.
 
Kunjungan tersebut, diturunkan levelnya dari kunjungan kenegaraan menjadi perjalanan "dinas", berarti Presiden dan Ibu Negara tidak akan ditampung di sebuah istana. Tetapi sebaliknya pasangan itu menghabiskan Kamis malam di kediaman Duta Besar AS di dekat Regent's Park.
 
Rumah mewah tahun 1930-an ini terletak di dalam sebuah taman besar -- yang kedua setelah Istana Buckingham di ibu kota -- dengan keamanan ketat untuk menjaga para pengunjuk rasa di kejauhan.
 
Tetapi kemungkinan Presiden dapat mendengar tidak hanya suara dari demonstrasi di jalan-jalan di luar, tetapi juga seruan azan dari Central Mosque di sebelahnya dan auman singa dan harimau di dekat Kebun Binatang London.
 
Para pengunjuk rasa rencananya berkumpul di luar kediaman itu untuk memutar rekaman tangisan anak-anak imigran dari perbatasan Texas.


(FJR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.