Mahasiswa Prancis Bakar Diri di Depan Restoran

    Willy Haryono - 10 November 2019 09:30 WIB
    Mahasiswa Prancis Bakar Diri di Depan Restoran
    Sebuah ambuilans memasuki rumah sakit di Strasbourg, Prancis, 20 Juni 2019. (Foto: AFP/PATRICK HERTZOG)
    Lyon: Seorang mahasiswa Prancis berada dalam kondisi kritis usai membakar dirinya sendiri. Pria itu menceritakan masalah keuangan yang tengah dihadapinya via Facebook, dan kemudian membakar diri beberapa jam setelahnya.

    Aksi nekatnya itu dilakukan di depan restoran di sebuah universitas di Lyon.

    Dalam tulisannya di Facebook, pemuda berusia 22 tahun itu menyalahkan Presiden Prancis Emmanuel Macron, tokoh sayap kanan Marine Le Pen, dan bahkan Uni Eropa.

    Ia menyebut Macron, Le Pen dan UE adalah pihak yang harus bertanggung jawab atas kematiannya. Petugas pemadam mengatakan, mahasiswa yang namanya tidak disebutkan itu mengalami 90 persen luka bakar di sekujur tubuh.

    Menempuh pendidikan di Lyon 2 University, mahasiswa itu mengaku sudah tidak kuat lagi menanggung kesulitan finansial. Ia mengaku kesulitan bertahan hidup hanya dengan EUR450 (setara Rp7 juta) per bulan.

    "Mari lawan fasisme, yang hanya akan memecah belah kita semua. Mari lawan juga liberalisme yang hanya menciptakan kesenjangan," tulis mahasiswa itu di Facebook, dikutip dari BBC, Minggu 10 November 2019.

    "Macron, (Francois) Hollande, (Nicolas) Sarkozy dan Uni Eropa telah membunuh saya. Mereka menciptakan ketidakpastian untuk semua orang. Saya juga menyalahkan Le Pen dan para editor (media) yang menciptakan ketakutan," lanjutnya. Hollande dan Sarkozy adalah dua mantan presiden Prancis.

    Mengenai lokasi bakar diri, pemuda itu mengaku sengaja melakukannya di depan restoran ramai di Lyon. Ia mengaku memang mencari sebuah tempat yang dapat dijadikan "panggung politik."

    Kekasih korban telah menghubungi polisi setelah mendengar rencana bakar diri via pesan singkat. Serikat pelajar SUD-Education and Solidaires berduka atas tewasnya pemuda tersebut, dan menegaskan bahwa kehidupan seorang mahasiswa dipenuhi "kerawanan."

    "Aksi bakar diri ini jangan sampai hanya dianggap sebagai bentuk keputusasaan," ungkap serikat tersebut.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id