PM Inggris Tolak Usulan Trump soal Brexit

    Willy Haryono - 02 November 2019 14:16 WIB
    PM Inggris Tolak Usulan Trump soal Brexit
    PM Inggris Boris Johnson. (Foto: AFP)
    London: Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menolak usulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa ia sebaiknya bekerja sama dengan Partai Brexit dan ketuanya, Nigel Farage, menjelang pemilihan umum mendatang.

    Kepada kantor berita BBC, 1 November 2019, PM Johnson "mengapresiasi usulan atau ide apapun," namun dirinya mengaku tidak akan pernah membuat pakta pemilu, termasuk dengan Farage dan Partai Brexit.

    Pernyataan sang PM terlontar usai Trump menilai Farage dan Johnson akan "menjadi kekuatan tak terhentikan" dalam pemilu dan isu Brexit.

    Sejumlah sumber dari Downing Street mengindikasikan bahwa Partai Konservatif atau Tory sama sekali tidak berencana bekerja sama dengan Partai Brexit.

    Dalam wawancara bersama Laura Kuenssberg dari BBC, PM Johnson mengatakan bahwa bekerja sama dengan partai lain itu sulit, karena "berisiko menjadikan Jeremy Corbyn sebagai Nomor 10." 

    Nomor 10 merujuk 10 Downing Streetm markas besar pemerintahan Inggris. Dalam wawancara dengan BBC, PM Johnson khawatir Corbyn dari Partai Buruh dapat menggantikan dirinya sebagai perdana menteri.

    Inggris akan menggelar pemilu pada 12 Desember usai Uni Eropa memberikan perpanjangan tenggat waktu Brexit hingga 31 Januari 2020.

    Kamis kemarin, Trump menyarankan Farage agar bekerja sama dengan Johnson untuk melakukan "hal-hal luar biasa" terkait Brexit. Sementara Farage menyerukan PM Johnson untuk membatalkan proposal perjanjian Brexit saat ini dan bergabung dalam "Aliansi Keluar." Aliansi Keluar merujuk pada kelompok yang mendukung penuh keluarnya Inggris dari keanggotaan UE. 

    PM Johnson khawatir jika Partai Buruh berkuasa di pemerintahan, maka isu Brexit akan berakhir kacau. Ia menilai Corbyn sebagai pimpinan Partai Buruh mungkin ingin bernegosiasi ulang dengan UE terkait Brexit, dan selanjutnya menyerukan referendum seperti 2016.

    "Mengapa kita harus mengulang mimpi buruk seperti itu lagi?" tanya PM Johnson.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id