Opor dan Rendang Temani Idulfitri WNI di Rusia

    Marcheilla Ariesta - 05 Juni 2019 08:00 WIB
    Opor dan Rendang Temani Idulfitri WNI di Rusia
    WNI menyantap sajian lebaran di KBRI Moskow. (Foto: Dok. KBRI Moskow).
    Moskow: Di tengah musim semi yang sejuk, para warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Rusia merayakan Idulfitri. Berbagai hidangan khas lebaran seperti opor ayam, rendang, dan lontong sayur, disajikan di KBRI Moskow.

    WNI dan sejumlah rombongan wisatawan melakukan salat Idulfitri di KBRI Moskow pada Selasa, 4 Juni 2019, pukul 08.30 waktu setempat. Bertindak sebagai imam adalah Rifqi Zulkarnaen, mahasiswa penerima beasiswa dari pemerintah Rusia.

    Sementara itu, khatibnya adalah M. Alfan Baedlowi, mahasiswa S2 di Moskow yang juga menjadi Ketua Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) untuk Rusia dan Eropa Utara.

    Khotbah singkat Idul Fitri menyoroti seputar bagaimana untuk memaknai hikmah Ramadhan dan keterkaitan akan pentingnya menjaga tali silaturahmi. Disampaikan juga bahwa kita harus membina persaudaraan dan menghormati serta menjaga lisan di antara sesama manusia.

    "Hal ini sebagai salah satu sikap dan wujud karakter keimanan dan ketakwaan seorang muslim yang juga harus menjadi agen pemersatu bangsa dan menciptakan perdamaian," ujar khatib.

    Kegiatan dilanjutkan dengan acara ramah tamah, silaturahmi dan santap hidangan khas Idul Fitri bersama dengan Duta Besar RI untuk Rusia, M. Wahid Supriyadi. Kegiatan dilaksanakan di Wisma Duta yang dihadri sekitar sekitar 400 orang.

    Dalam sambutannya, Dubes Wahid mengapresiasi kehadiran WNI dalam perayaan Idulfitri ini. "Saya berharap momen Idul Fitri ini dapat semakin memperkuat rasa kebersamaan seluruh warga Indonesia yang berada di Rusia," seru dia.

    Dubes Wahid kembali menekankan pentingnya seluruh warga negara Indonesia untuk senantiasa memupuk rasa persaudaraan, membina dan menjaga persatuan serta kesatuan bangsa dimana pun berada.

    WNI yang didominasi mahasiswa ini tampak menikmati hidangan lebaran tersebut. Mereka terlihat tertib mengantre giliran untuk mencicipi aneka hidangan yang disediakan.

    Selain mahasiswa tampak juga hadir dari kalangan profesional, tenaga terampil, sektor informal, diaspora Indonesia yang bermukim di kota Moskow. Bahkan ada beberapa yang datang dari kota Saint Petersburg dengan naik kereta selama 9 jam.

    "Kebetulan waktu wisata kami berenam ke Rusia bertepatan dengan perayaan Idul Fitri dan kami memperoleh informasi bahwa akan ada sholat serta open house. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk merayakannya bersama dengan warga Indonesia lainnya di KBRI Moskow. Kami sangat senang dapat menikmati suasana perayaan Idul Fitri layaknya di Indonesia," kata Jesse F. Sulu, dikutip dari pernyataan KBRI Moskow, Rabu, 5 Juni 2019.

    al senada juga disampaikan oleh Syahrir, dosen Desain Grafis di salah satu universitas di Bandung, serta dua turis Indonesia asal Jakarta, Stefhanie Permata Indah dan Rieka Claudia yang merupakan karyawati perusahaan sekuritas di Jakarta.

    "Kami langsung menuju KBRI Moskow dari stasiun kereta. Kami baru tiba tadi pagi-pagi sekali dari Saint Petersburg setelah menempuh perjalanan berkereta selama 9 jam," pungkas Stefhanie.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id