Indonesia Perluas Pasar Industri Halal di Rusia

    Marcheilla Ariesta - 29 April 2019 09:22 WIB
    Indonesia Perluas Pasar Industri Halal di Rusia
    Perusahaan RI berpartisipasi dalam Pameran Industri Halal di Rusia. (Foto: Dok. KBRI Moskow).
    Moskow: Indonesia ingin memperluas pasar produk halal di Rusia. Keinginan ini diikuti dengan partisipasi Indonesia pada Pertemuan Ekonomi Internasional XI 'Russia-Islamic World: Kazzan Summit 2019'.

    Sebanyak tujuh perusahaan Indonesia hadir dalam pertemuan internasional ini. Ketujuh perusahaan tersebut bergerak di bidang produk makanan, kosmetik, dan busana muslim.

    Tujuh perusahaan tersebut adalah Indofood, Garudafood, Mayora, Incofood, Paragon Technology & Innovation, Sgafira dan IRD. Beberapa perusahaan ini telah memasuki pasar Rusia selama beberapa tahun terakhir.

    Namun, produsen baju Muslim Shafira dan kosmetik halal Wardah baru menjajaki pasar Rusia. Mereka membidik 25 juta penduduk Negeri Beruang Merah yang beragama Islam.

    Paviliun Indonesia tampil menonjol dan menjadi perhatian pengunjung. Pernyataan KBRI Moskow menuturkan perhatian tak hanya dari pelaku bisnis yang ingin mengetahui peluang kerja sama, tapi juga dari pengunjung.

    Pengunjung pameran juga tidak berhenti untuk mencicipi produk kopi, mi instan, dan makanan kemasan lainnya. Produk-produk makanan tersebut sudah memiliki label halal.

    Bahkan Presiden Republik Tatarstan Rustam Minnikhanov menyambut baik kehadiran Paviliun Indonesia. Dia berharap pengusaha Indonesia dan Rusia dapat meningkatkan nilai perdagangan kedua negara.

    Duta Besar RI untuk Rusia Wahid Supriyadi mengatakan peran aktif pelaku usaha Indonesia sangat diperlukan dalam upaya menembus pasar Rusia. Dia berharap produk halal Indonesia dapat menembus wilayah Rusia lainnya yang mayoritas penduduknya beragama Islam, seperti Dagestan, Chechnya, dan Bashkorstortan.

    "Kita harus memanfaatkan pasar yang masih terbuka ini dengan memakai jejaring yang dimiliki Asosiasi Pengusaha Muslim Rusia," tuturnya, dari keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Senin, 29 April 2019.

    Pada 2018, perdagangan Indonesia dan Rusia mencapai USD2,5 miliar atau sekitar Rp35,4 triliun. Diharapkan kehadiran para pengusaha Indonesia ini dapat meningkatkan volume perdagangan RI dan Rusia.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id