PM Inggris Janjikan Brexit sebagai Hadiah Natal

    Medcom - 26 November 2019 18:06 WIB
    PM Inggris Janjikan Brexit sebagai Hadiah Natal
    Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Foto: AFP
    London: Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan berjanji untuk mengajukan kembali kesepakatan Brexit-nya ke parlemen sebelum Natal. Hal tersebut diutarakan ketika meluncurkan manifesto Partai Konservatif, sebuah landasan untuk para pemilih agar “’enyelesaikan Brexit’.

    Partai Konservatif dan oposisi yang berkuasa mencoba untuk merayu pemilih dengan visi yang berbeda dengan beberapa syarat dalam menambah waktu lebih banyak pada layanan publik dalam kurun tiga minggu sebelum Inggris menuju pemilihan pada 12 Desember.

    Manifesto Johnson, yang diluncurkan pada Minggu, bertujuan untuk membuat perbedaan dengan Partai Buruh, yang berjanji untuk menaikkan pajak pada bisnis terkaya dan besar untuk mendanai ekspansi besar negara, dengan bersumpah untuk tidak meningkatkan pajak jika Konservatif memenangkan pemilihan.

    Jajak pendapat menunjukkan Partai Konservatif Johnson memimpin suara cukup besar atas Partai Buruh walaupun sejumlah besar pemilih sangat ragu-ragu memungkinkan hasilnya masih belum pasti.

    "Hadiah Natal bagi saya untuk negara ini adalah mengembalikan RUU Brexit sebelum jeda perayaan, dan membuat parlemen bekerja untuk rakyat," ujar Johnson dalam sebuah pernyataan, dirilis dari 9News, Selasa, 26 November 2019.

    Seruan itu sangat berlawanan dengan pendekatan pajak dan pengeluaran Buruh, manifesto Johnson -,berjudul "Get Brexit Done, Unleash Potential Britain",- yang akan berjanji untuk membekukan pajak penghasilan, pajak penjualan pertambahan nilai dan pembayaran jaminan sosial.

    Johnson juga akan mengumumkan Dana Keterampilan Nasional berkisar Rp54 Triliun atau setara (GBP 3 Juta) untuk melatih kembali pekerja dan dana tambahan sekitar Rp36 Triliun untuk mengisi perbaikan jalan. Dia juga akan berjanji untuk mempertahankan batasan peraturan pada tagihan energi.

    Menteri Keuangan Sajid Javid mengatakan, kepada Sky News bahwa rencana Konservatif akan disertai dengan dokumen keuangan yang sangat rinci. Partai yang memerintah akan menyeimbangkan pengeluaran sehari-hari dan menjaga utang tetap rendah.

    “Rencana Johnson ‘menyedihkan’,” sebut juru bicara Partai Buruh Andrew Gwynne.

    "Manifesto menyedihkan, dari sebuah partai yang tidak memiliki apa pun untuk ditawarkan kepada negara, setelah menghabiskan sepuluh tahun memotong layanan publik kami," lanjut Gwynne.

    Lembaga think tank seperti ‘Institute for Fiscal Studies’ mengajukan pertanyaan tentang kredibilitas rencana untuk mendanai investasi baik dari Konservatif maupun tenaga kerja.

    Pemilihan Desember untuk pertama kalinya akan menunjukkan seberapa jauh Brexit telah memecah belah ikatan politik tradisional dan akan menguji pemilih yang semakin lelah dengan pemilihan yang diadakan setelah tiga tahun negosiasi untuk meninggalkan Uni Eropa.

    Partai Konservatif telah dikritik karena menyebarkan postingan media sosial yang menyesatkan. PM Johnson mengatakan dia akan "membereskan kebijakan dari penyelewengan, penundaan dan perpecahan dalam beberapa tahun terakhir.

    Partai Buruh mengatakan akan menegosiasikan kesepakatan Brexit yang lebih baik dengan UE dalam waktu enam bulan yang akan diajukan kepada rakyat dalam referendum baru. Kesepakatan ini akan menawarkan pilihan untuk tetap berada di blok tersebut.

    Corbyn mengatakan dia akan tetap netral dalam pemungutan suara. Kepala kebijakan keuangannya John McDonnell menganggap dia adalah seorang pemimpin Partai Buruh yang dapat berperan sebagai "perantara yang jujur".

    “Johnson akan mengkritik sikap Corbyn,” jelas McDonnel.

    "Kami sekarang tahu Inggris akan menjadi netral pada 2050 dan Corbyn netral pada 2020, karena pemimpin oposisi telah memutuskan untuk meredam masalah terbesar yang dihadapi negara kami hari ini," pungkas Johnson.



    Penulis: Rifqi Akbar



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id