Fransiskus Bandingkan Aborsi dengan Menyewa 'Pembunuh Bayaran'

    Willy Haryono - 26 Mei 2019 18:02 WIB
    Fransiskus Bandingkan Aborsi dengan Menyewa 'Pembunuh Bayaran'
    Paus Fransiskus. (Foto: AFP)
    Vatikan: Paus Fransiskus menegaskan bahwa prosedur aborsi tidak dapat dibenarkan, bahkan jika janin dalam kondisi sakit atau kemungkinan besar meninggal dunia setelah dilahirkan. Ia menyerukan kepada semua dokter tidak melakukan prosedur semacam itu.

    Berbicara dalam konferensi anti-aborsi di Vatikan, Fransiskus mengatakan sikap menentang aborsi bukan sebuah isu keagamaan, tapi kemanusiaan.
    "Apakah membuang satu nyawa dapat dibenarkan demi menyelesaikan masalah? Apakah menyewa pembunuh bayaran dapat dibenarkan demi menyelesaikan masalah?" tanya Fransiskus, dikutip dari laman Time, Sabtu 25 Mei 2019.

    Menurut Fransiskus, janin atau bayi yang diprediksi akan meninggal dunia saat dilahirkan pun berhak untuk mendapat perawatan medis. Ia menambahkan, wanita hamil yang berada dalam kondisi seperti itu perlu mendapat dukungan, terutama dari pihak keluarga, agar tidak merasa terisolasi dan ketakutan.

    Selama ini Fransiskus dikenal sebagai tokoh yang menentang keras aborsi. Namun ia juga beberapa kali mengekspresikan simpati kepada para perempuan yang telah melakukannya.

    Komentar Fransiskus muncul saat debat mengenai aborsi ramai dibicarakan di sejumlah media besar Amerika Serikat. Salah satu isu paling mencolok adalah keputusan negara bagian Alabama untuk melarang prosedur aborsi dalam hampir semua kasus, kecuali jika nyawa sang ibu terancam.

    Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menegaskan dirinya menentang aborsi, kecuali dalam kasus pemerkosaan, inses atau adanya "risiko kesehatan serius" pada ibu hamil.

    Pernyataan Trump keluar beberapa hari usai Alabama meloloskan aturan baru yang melarang aborsi dalam hampir semua jenis kasus.

    "Saya sangat pro-kehidupan, dengan tiga pengecualian -- pemerkosaan, inses atau melindungi nyawa seorang ibu. Posisi saya sama dengan yang telah diambil Ronald Reagan," ungkap Trump.

    Baca: Komentari Isu Aborsi, Trump Mengaku Pro-Kehidupan



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id