comscore

Angela Merkel Derita Kejang, Dokter Uraikan Kesimpulan

Arpan Rahman - 21 Juni 2019 14:12 WIB
Angela Merkel Derita Kejang, Dokter Uraikan Kesimpulan
Kanselir Jerman Angela Merkel saat menerima Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Berlin. (Foto: AFP).
Berlin: Kanselir Jerman Angela Merkel memicu kekhawatiran akan kesehatannya setelah dia terlihat gemetaran saat upacara militer untuk menyambut Presiden Ukraina yang baru ke Berlin pada Selasa.

Wanita berkuasa di Uni Eropa itu mengaku kejang ketika dia bertemu Volodymyr Zelensky karena dehidrasi. Dia berkata: "Baru saja saya minum tiga gelas air, jelas itulah yang menyebabkannya. Dan dalam hal ini saya melakukannya jauh lebih baik." Cuaca Jerman juga berada di tengah gelombang panas dengan suhu bahkan mencapai 30 derajat Celcius.
Zelensky memperjelas bahwa kesehatan Merkel bukan masalah dan berkata dia akan menolongnya jika perlu.

Merkel mengatupkan bibirnya dan menggerakkan tangannya ketika dia mencoba mengendalikan guncangan keras seperti yang dapat dilihat dalam rekaman video yang diambil ketika sebuah band militer memainkan lagu kebangsaan Jerman dan Ukraina di hadapan Kanselir.

Namun beberapa orang belum menerima penjelasan tersebut dan percaya bahwa gemetaran itu bisa disebabkan penyakit.

Dokter praktik di London, Dr Mike Fitzpatrick berkata kepada Daily Telegraph: "Saya menonton videonya dan berpikir itu sangat aneh."

"Itu benar-benar tremor yang sangat jelas bukan? Ada juga video kedua di mana kamu melihatnya gemetaran dan lantas beberapa saat kemudian dia berjalan pergi dan terlihat baik-baik saja, itu sangat aneh," ujarnya, dikutip dari Express, Jumat 21 Juni 2019.

"Saya membaca bahwa ada beberapa alasan yang menyebutkan dehidrasi tetapi saya tidak berpikir terlihat seperti itu bagi saya. Anda biasanya tidak akan gemetar seperti itu karena dehidrasi. Jika Anda kelaparan, mungkin, tetapi kehausan tidak akan menyebabkan itu pada Anda," tuturnya.

Profesional medis tersebut menyebutkan bahwa guncangan itu bisa disebabkan oleh demam dan serangan panik atau malaria menjadi kemungkinan yang lebih tidak masuk akal. Pada 2014, Merkel menunda wawancara televisi karena merasa lemah.

Dr Fitzpatrick berkata: "Kekejangan cenderung berlangsung beberapa menit dan kemudian setelah panas dihasilkan, Anda akan segera kembali normal, yang tampaknya terjadi di video Merkel ini."

"Dia baik-baik saja ketika dia berjalan," pungkasnya.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id