Korban Tewas dari Badai Gloria Menjadi 13 Orang

    Arpan Rahman - 24 Januari 2020 17:03 WIB
    Korban Tewas dari Badai Gloria Menjadi 13 Orang
    Badai Gloria di Spanyol tewaskan tiga orang dan timbulkan banjir. Foto: AFP
    Girona: Badai dahsyat yang menghancurkan sebagian Spanyol dengan hujan lebat dan angin kencang telah menewaskan sedikitnya 13 orang. Otoritas Spanyol mengatakan empat orang masih hilang setelah badai Gloria memicu banjir dan menyapu jalanan.

    Pada Kamis, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez terbang ke beberapa daerah timur yang paling terdampak dan mengunjungi Majorca yang sudah dihancurkan oleh gelombang besar.

    Pemerintah akan mengadakan pertemuan darurat pada Jumat untuk mengoordinasikan tanggapan. Sanchez berkata kepada wartawan bahwa "tidak akan ada upaya keras untuk mencari sumber daya atau upaya apa pun".

    "Saya pikir apa yang penting saat ini adalah bahwa kita semua bersatu, bahwa kita bekerja bahu-membahu dan bekerja sama, seperti yang kita lakukan," katanya, dinukil dari BBC, Jumat 24 Januari 2020.

    Sanchez mengatakan perubahan iklim berperan dalam badai hebat tersebut.

    "Fenomena meteorologis yang kita saksikan tidak sepenuhnya disebabkan oleh perubahan iklim, tetapi apa yang juga benar adalah bahwa perubahan iklim membuat itu lebih penting," katanya kepada wartawan.

    Badai Gloria menyapu Kepulauan Balearic, yang termasuk pulau liburan Majorca, akhir pekan lalu dengan hujan deras yang melanda angin berkecepatan 100 km per jam.

    Gelombang besar memaksa beberapa warga untuk mengungsi dari rumah mereka sementara sungai meluap dan perahu mereka lepas dari tambatan dan hanyut ke pantai.

    Badai kemudian menghantam Catalonia, Valencia, dan daerah selatan Murcia dan Andalusia dengan hujan dan salju, meninggalkan jejak kerusakan di resor wisata populer yang sibuk mempersiapkan musim liburan.

    Media Spanyol melaporkan empat kematian terkait badai di Catalonia, lima di Valencia, dan dua di Andalusia dengan satu di wilayah tengah Castile dan Leon dan satu di wilayah utara Asturias.

    Di antara mereka yang terbunuh adalah seorang pria berusia 50 tahun yang hanyut saat memancing dari bebatuan di Ametlla de Mar, Catalonia, dan seorang wanita berusia 75 tahun yang rumahnya runtuh di Alcoi, Alicante.

    Pada Kamis, para pekerja darurat mengatakan mereka menemukan mayat seorang lelaki terbenam dalam mobilnya di kota Catalan, Cabaces.

    Pihak berwenang mengatakan jumlah korban jiwa bisa meningkat lebih lanjut dengan empat orang masih hilang di Catalonia dan Kepulauan Balearic. Cuaca mereda ketika badai melewati negara itu meskipun beberapa sungai di timur laut meluap pada Kamis.

    Badai Gloria juga menghancurkan Pyrenees-Orientales, daerah Mediterania paling selatan di Prancis, yang telah diperingatkan dalam siaga tinggi.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id