20 Orang Terluka dalam Kebakaran Hutan Portugal

    Willy Haryono - 22 Juli 2019 09:43 WIB
    20 Orang Terluka dalam Kebakaran Hutan Portugal
    Petugas pemadam berusaha memadamkan kebakaran hutan di dekat desa Mardigos, Macao, Portugal, 21 Juli 2019. (Foto: AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA)
    Lisbon: Sekitar 1.700 petugas pemadam dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan di wilayah pegunungan Castelo Branco, Portugal, Minggu 21 Juli 2019. Kebakaran terjadi di lokasi tragedi 2017, yang telah menewaskan lebih dari 100 orang.

    Menurut data Kementerian Dalam Negeri Portugal, dikutip dari laman AFP, sekitar 20 orang terluka dalam kebakaran. Mereka termasuk delapan petugas pemadam kebakaran dan 12 warga sipil.

    Seorang warga yang terluka parah harus dievakuasi dengan helikopter menuju rumah sakit di Lisbon. 

    Dalam mengatasi kebakaran hutan ini, pemerintah Portugal mengerahkan sekitar 1.700 petugas pemadam dan juga sejumlah helikopter serta pesawat. Ini merupakan salah satu mobilisasi terbesar ke area kebakaran hutan dalam sejarah Portugal.

    Salah satu titik api terbesar -- ditangani sekitar 800 petugas dengan didukung 245 kendaraan dan 13 pesawat serta helikopter -- adalah di wilayah Vila de Rei. "Api di sana masih tetap aktif," kata Mendagri Portugal Eduardo Cabrita kepada awak media.

    Sementara itu, kepolisian Portugal mengaku telah menangkap seorang pria berusia 55 tahun di Castelo Branco. Ia diduga telah menyulut nyala api di pinggiran kota tersebut, meski lokasinya jauh dari area utama kebakaran hutan.

    Cabrita mengatakan pihaknya kini sedang menginvestigasi apakah kebakaran hutan ini merupakan peristiwa alami atau dipicu perbuatan seseorang.

    "Penyebab kebakaran masih diselidiki. Ada sesuatu yang aneh. Bagaimana bisa lima titik api besar menyala di area yang begitu berdekatan?" tanya Cabrita.

    Kepala Perlindungan Sipil Luis Belo Costa mengaku belum dapat sepenuhnya menanggulangi kebakaran di Vila de Rei. "Kami telah mengendalikan sekitar 60 persen kobaran api," ucapnya.

    Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa memantau secara seksama perkembangan di lapangan. Ia juga telah mengekspresikan "rasa solidaritas terhadap ratusan petugas yang sedang berjuang memadamkan api."

    Lima area lainnya di wilayah pusat dan selatan Portugal berada dalam status darurat kebakaran hutan karena saat ini merupakan musim kering dan juga berangin.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id