G7 Alokasikan Rp285 Miliar untuk Perangi Kebakaran Amazon

    Willy Haryono - 27 Agustus 2019 06:35 WIB
    G7 Alokasikan Rp285 Miliar untuk Perangi Kebakaran Amazon
    Area hutan Amazon yang terbakar dekat Volto Pelho, Brasil, 26 Agustus 2019. (Foto: AFP/CARL DE SOUZA)
    Biarritz: Kelompok Group of Seven atau G7 berencana menyumbang dana sekitar USD20 juta (setara Rp285 miliar) untuk membantu memerangi kebakaran hutan di Amazon. Uang ini nantinya akan digunakan untuk mengerahkan pesawat pemadam ke area terdampak kebakaran.

    "Kita harus merespons panggilan dari sebuah hutan yang terbakar di Amazon," kata Presiden Prancis Emmanuel Macron di Biarritz, dikutip dari laman AFP, Senin 26 Agustus 2019.

    Presiden Chile, tamu di KTT G7 kali ini, menggarisbawahi bahwa "negara-negara Amazon membutuhkan bantuan petugas pemadam dan pesawat penyiram air."

    Hampir 80 ribu titik api terdeteksi di hutan Amazon di Brasil sejak awal tahun ini -- separuhnya berada di area lembah sungai.

    Macron telah mendeklarasikan bahwa situasi di Amazon adalah "krisis internasional" dan menjadikannya prioritas dalam perbincangan di KTT G7. Grup ini terdiri dari Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang dan Amerika Serikat.

    Menjadikan isu kebakaran hutan di Amazon sebagai fokus, G7 juga membicarakan berbagai masalah lainnya di bidang lingkungan hidup.

    Terkait kebakaran hutan Amazon, Macron telah mengancam akan memblokade perjanjian dagang baru antara Uni Eropa dan Amerika Latin. Hal itu tidak akan dilakukan jika Presiden Brasil Jair Bolsonaro serius dalam memadamkan kebakaran di Amazon dan mencegah terjadinya pembalakan serta penambangan liar di hutan tersebut.

    Bolsonaro mengecam ancaman Macron dan justru mengajukan wacana bahwa sejumlah lembaga swadaya masyarakat di luar sana sengaja memicu kebakaran di Amazon untuk membuat dirinya kehilangan muka. Tudingan disampaikan tanpa menghadirkan bukti apapun.

    Baca: Hutan Amazon Terus Terbakar, Jutaan Hektar Musnah di Bolivia

    Namun akhir pekan kemarin, Bolsonaro yang terus mendapat tekanan global akhirnya mengerahkan dua pesawat pemadam ke Amazon dan memerintahkan militer Brasil untuk membantu memadamkan api.

    Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengumumkan rencana mengirim sebuah pesawat pengebom air ke Amazon dan juga menyumbang USD15 juta (Rpa213 miliar). Kanada dan negara anggota G7 lainnya sepakat untuk mendukung rencana reboisasi di Amazon yang akan diumumkan September mendatang.

    Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengatakan rencana penghijauan kembali Amazon diperlukan untuk "melestarikan warisan budaya universal, yang sangat penting dalam menjaga kesehatan populasi dunia."



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id