Seorang Wanita Picu Pembatalan 200 Penerbangan di Munich

    Marcheilla Ariesta - 29 Juli 2018 17:37 WIB
    Seorang Wanita Picu Pembatalan 200 Penerbangan di Munich
    Ratusan orang berada di Terminal 2 Bandara Munich, Jerman, 28 Juli 2018. (Foto: AFP)
    Munich: Seorang wanita tak dikenal menerobos penjagaan dan memasuki zona steril bandar udara Munich, Jerman. Akibat ulahnya, 200 penerbangan terpaksa dibatalkan di bandara tersibuk kedua di Negara Bavaria itu.

    Perempuan berusia 40 itu berhasil masuk ke Terminal 2 Bandara Munich tanpa diperiksa petugas. Setelah itu, wanita tersebut menghilang tanpa jejak yang menyebabkan ribuan orang di bandara harus dievakuasi.

    Selain 200 penerbangan yang dibatalkan, 60 lainnya juga mengalami penundaan.

    "Keadaan saat ini di MUC Airport area Schengen T2 sudah kondusif. Penerbangan intra-Schengen di T2 akan segera dipulihkan," ucap Kepolisian Bavaria lewat akun Twitter mereka, dilansir dari laman Straits Times, Minggu 29 Juli 2018.

    Operator bandara mengonfirmasi penerbangan akan kembali dibuka pada jam 13.00 waktu setempat.

    Sementara itu, juru bicara polisi mengatakan pihak berwenang sudah mengetahui siapa wanita itu dan dari mana asalnya. Dia menegaskan perempuan tersebut tidak dianggap sebagai 'bahaya ekstrem.'

    Penutupan sementara Bandara Munich memicu kekacauan. Sebagian pengunjung bandara membagikan pengalaman mereka kala itu lewat media sosial.

    "Masalah keamanan di Bandara Munich, semua penumpang dikirim keluar dari Terminal 2. Pilot kami mengatakan satu orang telah masuk ke dalam terminal tanpa pemeriksaan keamanan. Pejabat berusaha menemukan orang ini sekarang," ucap seorang penumpang pesawat, Paula Vilen.




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id