• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 20 AGUSTUS 2018 terkumpul RP 13.813.894.338

 spanyol  

Mantan Raja Spanyol Disebut Lakukan Pencucian Uang

Arpan Rahman - 17 Juli 2018 16:17 wib
Mantan Raja Spanyol Juan Carlos melambaikan tangan di Palma de
Mantan Raja Spanyol Juan Carlos melambaikan tangan di Palma de Mallorca, 1 April 2018. (Foto: AFP/JAIME REINA)

Madrid: Mantan raja Spanyol Juan Carlos sekali lagi menjadi sorotan publik setelah seorang mantan kekasih mengklaim dirinya terlibat dalam skema pencucian uang. Tak ayal, klaim ini memicu seruan untuk penyelidikan.

Skandal merebak setelah dua situs Spanyol menerbitkan rekaman terkait wanita bernama Corinna zu Sayn-Wittgenstein. Perempuan itu menuduh Juan Carlos berupaya menyembunyikan transfer uang dan menggunakan namanya untuk membeli properti di Monako dan Maroko.

Wanita aristokrat asal Jerman itu, yang berbasis di Monte Carlo, juga mengatakan sang raja pernah mengaku telah memindahkan sejumlah uang ke rekening sepupunya, Alvaro d'Orleans Bourbon, di Swiss.

Dalam rekaman, yang dirilis ke dunia maya pekan lalu, Corinna mengklaim Juan Carlos juga mengantongi uang dari kontrak proyek kereta api cepat dengan Arab Saudi. Seraya mengatakan kala itu Juan Carlos membutuhkan uang untuk menceraikan istrinya, Sofia, dan menikahi Corinna.

Beberapa ahli kerajaan yang dihubungi kantor berita AFP, Senin 16 Juli 2018mengatakan suara dalam rekaman itu memang suara Corinna. Corinna tidak membantah bahwa suara dalam rekaman itu miliknya.

Pakar kerajaan Pilar Urbano, yang telah menulis beberapa buku tentang keluarga kerajaan, mengatakan bahwa konten rekaman itu "kurang jelas dan samar, sehingga perlu ada lebih banyak penjelasan."

Bagi jurnalis Ana Romero, yang juga pakar dalam urusan kerajaan, tuduhan ini menjadi "masalah tambahan" bagi Raja Felipe, penerus Juan Carlos.

Partai Podemos yang berhaluan ultra-kiri di Spanyol telah menuntut penyelidikan mengenai berbagai kegiatan Juan Carlos, yang kini berusia 80 tahun.

Juan Carlos turun tahta pada 2014, dua tahun setelah dirinya membuat Spanyol murka karena pergi berburu gajah di Botswana dengan Corinna saat negara sedang berada di puncak resesi.

Reputasi kerajaan semakin ternoda ketika putri bungsunya, Cristina, terlibat dalam korupsi yang menjerat suaminya.


(WIL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.