Mengaku Diplomat, Dua 'Tukang Ledeng' Ditangkap di Davos

    Arpan Rahman - 22 Januari 2020 13:21 WIB
    Mengaku Diplomat, Dua 'Tukang Ledeng' Ditangkap di Davos
    Arus lalu lintas di Davos saat penyelenggaraan Forum Ekonomi Dunia (WEF) pada 21 Januari 2020. (Foto: AFP/FABRICE COFFRINI)
    Davos: Otoritas Swiss menangkap dua warga Rusia yang mengaku sebagai diplomat di Davos, kota tempat penyelenggaraan Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2020. Dua orang yang dicurigai sebagai mata-mata itu mengaku diperintahkan Kremlin untuk merekam pembicaraan para pemimpin dunia di WEF.

    Sebelumnya, kedua orang yang juga mengaku sebagai tukang ledeng itu disebut-sebut pernah diinterogasi polisi atas perilaku mencurigakan pada Agustus 2019.

    Saat diminta keterangan di Davos, keduanya mengaku sedang menghabiskan masa liburan selama tiga pekan di Davos. Keduanya mengatakan kepada polisi Swiss bahwa paspor diplomatik mereka dapat memberikan imunitas dari segala dakwaan.

    Namun, surat kabar Tages-Anzeiger menyebutkan bahwa keduanya tidak terdaftar sebagai diplomat. Karena otoritas tidak memiliki cukup bukti, kedua warga Rusia itu dibebaskan dan dikabarkan telah meninggalkan Swiss.

    Seorang juru bicara di Kedutaan Besar Rusia di Bern membantah klaim kedua orang yang ditangkap di Davos. "Paspor diplomatik hanya diberikan kepada pejabat tinggi, bukan pekerja kasar," ucap dia.

    "Saya rasa ini hanyalah sebuah lelucon konyol," imbuhnya, dilansir dari Metro.co.uk, Selasa 21 Januari 2020.

    Maria Zakharova, jubir Kementerian Luar Negeri di Moskow, mengaku tidak mengetahui mengenai insiden penangkapan di Davos.

    Sementara jubir polisi di Swiss mengonfirmasi bahwa pihaknya pernah memeriksa dua warga Rusia yang mengklaim memiliki paspor diplomatik. "Tapi kami tidak dapat menentukan alasan lebih lanjut untuk menahan mereka," ucapnya.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id