Istana Buckingham Buka Suara Usai Pangeran Harry Mundur

    Arpan Rahman - 09 Januari 2020 16:39 WIB
    Istana Buckingham Buka Suara Usai Pangeran Harry Mundur
    Pangeran Harry dan Meghan Markle mundur dari status anggota senior keluarga Kerajaan Inggris. Foto: AFP
    London: Istana Buckingham mengeluarkan pernyataan setelah pengumuman mengejutkan Pangeran Harry dan Meghan Markle bahwa mereka berencana mundur sebagai anggota senior Keluarga Kerajaan Inggris. Pengumuman itu mengguncang Inggris.

    Ratu Elizabeth II dan Pangeran Charles tidak mengetahui isi pernyataan pribadi bom Harry dan Meghan sebelum dikeluarkan. Keputusan pasangan itu diumumkan ketika mereka mengatakan akan bekerja untuk menjadi mandiri secara finansial sambil terus ‘mendukung penuh’ Ratu Elizabeth.

    Seorang juru bicara Istana berkata: "Diskusi dengan The Duke dan Duchess of Sussex (Pangeran Harry dan Meghan Markle) berada pada tahap awal".

    "Kami memahami keinginan mereka untuk mengambil pendekatan yang berbeda, tetapi ini adalah masalah rumit yang akan membutuhkan waktu untuk diselesaikan," tukasnya, dinukil dari Daily Express, Kamis 9 Januari 2020.

    Langkah pasangan ini menyudahi berminggu-minggu spekulasi tentang masa depan mereka setelah keduanya mengambil istirahat panjang dari tugas kerajaan. Harry, yang berada di urutan keenam atas takhta Kerajaan Inggris, dan Meghan mengatakan bahwa mereka berencana mengadakan amal sambil terus melakukan beberapa tugas kerajaan.

    "Kami sekarang berencana untuk menyeimbangkan waktu kami antara Inggris dan Amerika Utara, terus menghormati tugas kami untuk Ratu, Persemakmuran, dan patron kami,” pernyataan pasangan itu.

    Pasangan itu menikah pada Mei 2018 dalam upacara mewah di Kastil Windsor dan tahun lalu Meghan melahirkan anak pertama mereka, Archie Harrison Mountbatten-Windsor, yang tidak menerima gelar kerajaan.

    Mereka mengatakan membagi waktu antara Inggris dan Amerika Utara "akan memungkinkan kami untuk mendidik putra kami dengan penghargaan atas tradisi kerajaan tempat ia dilahirkan, sementara juga memberi keluarga kami ruang untuk fokus pada fase berikutnya".

    "Kami berharap untuk berbagi rincian lengkap dari langkah selanjutnya yang menarik ini pada waktunya, tatkala kami terus bekerja sama dengan Yang Mulia Ratu, Pangeran Wales, Duke of Cambridge dan semua pihak terkait,” imbuhnya.

    "Sampai saat itu, terimalah terima kasih kami yang terdalam atas dukungan Anda yang berkelanjutan," cetusnya.

    Pernyataan mereka, dikeluarkan segera setelah mereka kembali dari liburan enam pekan di Kanada, merujuk pada "berbulan-bulan refleksi dan diskusi internal".

    Pasangan ini telah mengalami perubahan besar di balik layar di tengah laporan masalah antara Meghan dan Duchess of Cambridge (Kate Middleton) dan kemudian Harry dan saudaranya Duke of Cambridge (Pangeran William).

    Kedua bangsawan bergelar Sussex memisahkan rumah tangga mereka dari Istana Kensington, mendirikan rumah mereka sendiri di Istana Buckingham dengan kepala komunikasi terpisah dan akun Instagram Sussex Royal mereka sendiri.

    Mereka kemudian meninggalkan Yayasan Kerajaan Cambridges 'untuk memulai dana amal Sussex Royal yang terpisah.

    Sejumlah sumber membantah perselisihan, mengatakan itu "sebagian besar tentang persiapan kedua pasangan untuk peran masa depan mereka, yang jelas di jalur yang berbeda".

    Tetapi usaha bersama William, Kate, Harry, dan Meghan bersama Royal Foundation dimaksudkan untuk memanfaatkan kekuatan bintang dari empat bangsawan kelas atas.

    Pada akhirnya itu berlangsung hanya 16 bulan setelah penampilan pertama mereka berempat kali pertama -- dan sejauh ini -- dalam forum Royal Foundation di London pada Februari 2018.

    Pasangan itu mengambil bagian dalam tur profil tinggi Afrika Selatan atas permintaan Pemerintah. Tetapi itu semua berubah pada hari kedua sebelum diumumkan bahwa Meghan sudah memulai gugatan terhadap Daily Mail atas dugaan pelanggaran hak cipta dan privasi.

    Surat kabar itu mengatakan akan menghadapi kasus yang berpusat pada terbitnya surat pribadi antara Meghan dan ayahnya yang terasing.

    Kemudian Harry melancarkan serangan pedas pada pers tabloid Inggris, menuduh mereka melakukan "kampanye kejam" terhadap istrinya. "Saya kehilangan ibu saya dan sekarang saya melihat istri saya menjadi korban kekuatan yang sama," pungkasnya.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id