Kisah Remaja Vietnam yang Diselundupkan ke Inggris dalam Koper

    Marcheilla Ariesta - 20 Agustus 2019 17:00 WIB
    Kisah Remaja Vietnam yang Diselundupkan ke Inggris dalam Koper
    Surat Phong, remaja Vietnam yang diselundupkan ke Inggris. (Foto: Kent County Council).
    Kent: Seorang remaja asal Vietnam menuliskan surat berisi ungkapan terima kasih yang ditujukan kepada pengasuh dan pekerja sosial yang menyelamatkannya saat dirinya diselundupkan ke Inggris dalam sebuah koper.

    Phong, nama remaja tersebut, ditemukan petugas Pasukan Perbatasan di Pelabuhan Dover pada Mei 2018. Kala itu, petugas menghentikan Andrei Iancu untuk memeriksa kendaraannya dan saat melihat bagasi, mereka menemukan lengan yang keluar dari dalam koper.

    Saat itu, remaja 16 tahun tersebut langsung dibebaskan dari koper dan segera di bawah ke rumah sakit. Kondisinya mengenaskan kala itu.

    Iancu mengaku memang menyelundupkan seseorang ke Inggris. Dia kemudian dijatuhi vonis 18 tahun penjara.

    Setelah enam hari tinggal di rumah sakit, Phong mulai pulih. Dia kemudian dipindahkan ke panti asuhan bersama Dewan Wilayah Kent.

    Sabtu lalu, Dewan Wilayah Kent menerbitkan surat dari Phong. "Inggris yang terkasih, saya menulis surat untuk memberitahu Anda mengenai jasa yang telah kalian perbuat untuk saya. Kalian telah menyelamatkan saya, telah memberi keluarga dan rumah," kata Phong dalam suratnya, dilansir dari Channel News Asia, Selasa, 20 Agustus 2019.

    Phong mengaku sangat ketakutan ketika terbangun di rumah sakit tanpa tahu apa yang terjadi padanya. Setelah pulih, pekerja sosial membawanya ke panti asuhan.

    "Saya punya kamar tidur sendiri. Ini pertama kalinya saya punya kamar tidur. Sekarang, saya punya ibu, kakak, adik, kakek, dan keluarga lainnya," imbuh dia.

    Dia diajari berbicara bahasa Inggris di rumah asuhnya. Ia bahkan mulai belajar di Kent Actionugugation Network (KRAN).

    Tiga bulan tinggal di Inggris, ia belajar bahasa Inggris dan matematika di perguruan tinggi. Setelah 11 bulan, dia lulus ujian bahasa Inggris.

    Pengasuh Phong, Christine Burge, menggambarkan dia sebagai pemuda luar biasa. "Dia lulus semua ujian. Kepercayaan dirinya tumbuh dan dia punya teman, membuat saya sangat bangga. Dia benar-benar anak lelaki hebat," ungkap Burge.

    Phong akan melanjutkan ujian bahasa Inggrisnya di perguruan tinggi pada September mendatang.

    "Terima kasih telah menemukan saya, membuat saya lebih baik. Terima kasih telah memberi saya pendidikan, layanan sosial dan bantuan serta perawatan Anda," tutur Phong.

    "Saya tidak pernah percaya akan dicintai. Saat ini ada pelangi indah dalam hidup saya, bukan lagi kegelapan seperti dulu," pungkasnya.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id