Penembakan di Rumah Sakit Ceko Tewaskan Tujuh Orang

    Arpan Rahman - 10 Desember 2019 17:59 WIB
    Penembakan di Rumah Sakit Ceko Tewaskan Tujuh Orang
    Polisi Ceko berada di lokasi penembakan di rumah sakit. Foto: EPA
    Praha: Seorang pria bersenjata telah menembak sedikitnya enam orang ketika ia memasuki rumah sakit di Ostrava Poruba pada pukul 7.00 waktu setempat pagi tadi.

    Insiden itu terjadi di salah satu bangsal rawat jalan rumah sakit menurut situs berita CTK. Perdana Menteri Andrej Babis mengonfirmasi enam orang tewas dalam kejadian ini.

    “Empat orang tewas dalam lokasi dan dua orang lainnya menderita luka. Sayangnya kedua orang terluka tersebut, meninggal akibat luka yang mereka derita,” ujar Babis, kepada media Ceko, seperti dikutip BBC, Selasa, 10 Desember 2019.

    Pria bersenjata itu mengakhiri drama penembakan di rumah sakit itu dengan menembak dirinya sendiri. Total, tujuh orang tewas dalam insiden ini.

    Polisi sudah menutup rumah sakit, serta universitas yang berdekatan. Menurut laporan, penembakan terjadi di klinik trauma.

    Menteri Dalam Negeri Jan Hamacek mengonfirmasi penembakan itu terjadi di Rumah Sakit Universitas.

    Hingga kini belum diketahui motif dari penembakan. Polisi mengatakan mereka merespons penembakan itu dan tiba dalam waktu lima menit.

    Insiden penembakan jarang sekali terjadi di Republik Ceko, meskipun kepemilikan senjata di Eropa sangat tinggi. Tetapi kepemilikan itu untuk kepentingan berburu.

    Pada 2015, seorang pria melepaskan tembakan di Kota Uhersky Brod. Insiden ini menewaskan delapan orang, sebelum pelaku melakukan bunuh diri.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id