WNI Korban Kecelakaan Ethiopian Airlines Staf PBB - Medcom

    WNI Korban Kecelakaan Ethiopian Airlines Staf PBB

    Willy Haryono - 11 Maret 2019 07:30 WIB
    WNI Korban Kecelakaan Ethiopian Airlines Staf PBB
    Petugas mengangkut jasad para korban kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines di dekat kota Bishoftu, Ethiopia, 10 Maret 2019. (Foto: AFP/MICHAEL TEWELDE)
    Roma: Seorang warga negara Indonesia adalah satu dari 157 korban dalam kecelakaan pesawat maskapai Ethiopian Airlines di dekat kota Bishoftu dan Addis Ababa, Minggu 10 Maret. Pesawat dengan nomor penerbangan ET302 itu membawa 149 penumpang dan 8 kru.

    WNI tersebut diketahui berjenis kelamin perempuan dan tinggal di Italia.

    "Pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines di Addis Ababa, termasuk di antaranya 1 orang WNI," ucap pernyataan resmi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Roma yang diterima Medcom.id, Senin 11 Maret 2019.

    "Kemenlu telah mendapatkan konfirmasi bahwa korban WNI adalah seorang perempuan yang tinggal di Roma, Italia dan bekerja untuk World Food Program (WFP) PBB," lanjutnya.

    Duta Besar Indonesia untuk Italia Esti Handayani telah bertemu dengan keluarga korban dan menyampaikan duka cita mendalam.

    "KBRI Roma akan terus berkoordinasi dengan keluarga korban, KBRI Addis Ababa dan kantor WFP Roma untuk pengurusan jenazah dan dukungan bagi keluarga," ungkap KBRI Roma.

    Sebelumnya, KBRI Addis Ababa mengonfirmasi ada satu WNI dalam kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines ET302. Pihak maskapai Ethiopian Airlines mengatakan ada 33 kewarganegaraan di pesawat tersebut, dengan jumlah terbanyak berasa dari Kenya.

    Sedikitnya 19 staf PBB juga tewas dalam kecelakaan tersebut. Pesawat jatuh enam menit usai lepas landas dari bandara Addis Ababa menuju Nairobi, Kenya, pada Minggu 10 Maret 2019. Menara pengawas kehilangan kontak dengan Boeing 737 Max 8 itu pada pukul 08.44 waktu Ethiopia.

    Pilot penerbangan Ethiopian Airlines ET302 sempat melaporkan adanya masalah teknis dan meminta izin berbalik ke bandara, sesaat sebelum pesawat nahas itu jatuh di dekat kota Bishoftu, berjarak sekitar 62 kilometer dari Addis Ababa.

    Penyebab kecelakaan belum diketahui. Chief Executive Officer Ethiopian Airlines Tewolde Gebremariam mengatakan sesi perawatan rutin sebelum ET302 lepas landas tidak menunjukkan adanya masalah. Kapten Yared Getachew yang menerbangkan pesawat tersebut juga sudah memiliki lebih dari 8000 jam terbang dengan "catatan rekor luar biasa."

    Baca: 19 Personel PBB Tewas dalam Kecelakaan Etniopian Airlines



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id