• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Selama Piala Dunia, Putin Sebut Rusia Diserang 25 Juta Penjahat Siber

Fajar Nugraha - 16 Juli 2018 15:33 wib
Presiden Rusia Vladimir Putin dengan tropi Piala Dunia (Foto:
Presiden Rusia Vladimir Putin dengan tropi Piala Dunia (Foto: AFP).

 Moskow: Pelaksanaan Piala Dunia di Rusia sudah usai. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan ada serangan diarahkan kepada negaranya.
 
Bukan serangan bom ataupun senjata api, Rusia menurut Putin negaranya dihadapkan pada serangan siber.
 
"Selama pelaksanaan Piala Dunia, hampir 25 serangan siber berlangsung dihadapkan kepada Rusia. Sementara kejahatan lainnya dalam struktur informasi juga berhasil kami patahkan selama pelaksanaan Piala Dunia," ujar Putin, dalam pertemuan dengan pihak keamanan pada Minggu 15 Juli yang dilaporkan AFP, pada Senin 16 Juli 2018.
 
Nampak kelegaan dari wajah Putin dalam gelaran yang dimenangkan oleh Prancis ini.
 
Kini Putin bersiap untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pertemuan akan berlangsung di Helsinki, Finlandia pada 16 Juli ini.
 
Banyak harapan dari pertemuan kedua kepala negara ini. Namun Trump sendiri mengatakan dirinya tidak memiliki ekspektasi besar.
 
Baca juga: Trump tak Berharap Banyak atas Pertemuan dengan ??Putin.
 
Dalam sebuah wawancara dengan CBS, Minggu 15 Juli kepada pembawa berita CBS Evening News, Jeff Glor, dia percaya ada pertemuan bernilai dengan para pemimpin dunia seperti Putin dan Kim Jong-Un dari Korea Utara. Bahwa timbul sedikit risiko atas pertemuan yang direncanakan di Helsinki, Finlandia. Di mana mereka diharapkan mendiskusikan hubungan antara AS-Rusia dan berbagai masalah keamanan nasional.
 
Presiden AS akan bertemu dengan Putin beberapa hari setelah Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein mengumumkan dakwaan baru, Jumat, terhadap 12 pejabat intelijen Rusia. Mereka dituduh dalam peretasan Komite Nasional Demokrat (DNC) 2016.
 
Ketika ditanya tentang kemungkinan meminta para pejabat itu diekstradisi ke AS, Trump katakan dia 'mungkin' membahasnya dalam pertemuannya dengan Putin.


(FJR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.