Panda di Kebun Binatang Berlin Lahirkan Anak Kembar - Medcom

    Panda di Kebun Binatang Berlin Lahirkan Anak Kembar

    Medcom - 03 September 2019 14:23 WIB
    Panda di Kebun Binatang Berlin Lahirkan Anak Kembar
    Panda bernama Meng Meng memakan bambu di kebun binatang di Berlin, Jerman, 10 Juli 2017. (Foto: AFP/TOBIAS SCHWARZ)
    Berlin: Seekor panda di sebuah kebun binatang di Berlin, Jerman, melahirkan anak kembar. Anak panda kembar yang lahir dari induk bernama Meng Meng ini merupakan peristiwa pertama di Jerman.

    "Meng Meng telah menjadi ibu. Kami sangat bahagia dan tak dapat berkata-kata," ujar pihak kebun binatang di Twitter.

    Kelahiran panda merupakan peristiwa langka karena hewan tersebut dikenal sulit bereproduksi. Meng Meng melahirkan anak pertamanya pada Sabtu malam, dan sekitar satu jam kemudian, panda kedua lahir.

    "Ibu panda dan dua anaknya berada dalam kondisi sehat," kata kepala kebun binatang Berlin, Andreas Knieriem, dikutip dari Channel News Asia, Senin 2 September 2019.

    Saat masih bayi, panda berwarna merah muda dan terlihat tidak mirip dengan induknya. Namun saat tumbuh besar, panda akan memiliki warna khas hitam dan putih.

    Sejauh ini pihak kebun binatang belum dapat menentukan jenis kelamin dua anak Meng Meng. Bobot dua panda kecil itu adalah 136 dan 186 gram.

    Dipinjam dari Tiongkok, Meng Meng dan panda jantan Jiao Qing tiba di Berlin pada Juni 2017. Dikenal lewat "Diplomasi Panda," Tiongkok hanya bersedia meminjamkan hewan khasnya itu ke beberapa negara, yang merupakan pertanda hubungan dekat.

    Kebun bintang di Berlin membayar USD15 juta atau setara Rp213 miliar untuk kontrak peminjaman panda selama 15 tahun. Sebagian besar uang dipakai untuk biaya konservasi dan program riset panda di Tiongkok.

    Meski anak Meng Meng lahir di Jerman, keduanya tetap milik pemerintah Tiongkok dan harus dikembalikan.

    Tiongkok meminjamkan tiga panda ke Jerman. Namun panda ketiga, Bao Bao, mati di Berlin pada 2012. 

    Saat ini ada sekitar 1.864 panda yang hidup di alam liar Tiongkok. Menurut data organisasi WWF, jumlahnya meningkat dari sekitar 1.000 pada akhir 1970-an. 

    Hanya ada sekitar 400 panda yang hidup di kebun binatang di sejumlah negara dunia. Mereka semua merupakan bagian dari proyek konservasi panda yang dijalankan pemerintah Negeri Tirai Bambu.

    Penulis: Rifqi Akbar



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id