comscore

Di Tengah Ketegangan Ukraina-Rusia, Biden dan Putin Akan Lakukan Dialog

Medcom - 30 Desember 2021 12:06 WIB
Di Tengah Ketegangan Ukraina-Rusia, Biden dan Putin Akan Lakukan Dialog
Pertemuan Joe Biden dan Vladimir Putin akan krusial di tengah isu invasi Rusia ke Ukraina. Foto: AFP
Washington: Gedung Putih mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden dan Presiden Rusia, Vladimir Putin akan berbicara pada Kamis, 30 Desember 2021. Pembicaraan akan berlangsung saat AS menyusun tanggapan bersama terhadap pembangunan militer Rusia di perbatasan Ukraina dengan sekutu Eropa.

Dilansir dari Channel News Asia, Kamis, 30 Desember 2021, kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, Emily Horne menjelaskan, kedua pemimpin akan membahas berbagai topik, termasuk pembicaraan keamanan yang akan datang antara kedua negara dan situasi tegang di Eropa.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan kepada Reuters bahwa panggilan tersebut direncanakan untuk Kamis malam. Peskov tidak menjelaskan lebih lanjut.

Horne mengatakan, Biden telah berbicara dengan para pemimpin di seluruh Eropa terkait situasi di perbatasan Ukraina. Sementara itu, pejabat administrasi Biden berhubungan dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Uni Eropa (UE), dan Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE).

Rusia diketahui telah membuat Barat khawatir, dengan mengerahkan puluhan ribu tentara di dekat Ukraina dalam dua bulan terakhir. Ditambah, perebutan semenanjung Krimea Ukraina pada 2014, dan dukungannya terhadap separatis yang memerangi pasukan Kyiv di Ukraina Timur.

Rusia pun membantah berencana menyerang Ukraina. Mereka mengatakan pihaknya memiliki hak untuk memindahkan pasukannya di wilayahnya sendiri sesuka hati.

Rusia, khawatir dengan apa yang dikatakannya sebagai Barat mempersenjatai kembali Ukraina. Mereka mengatakan ingin jaminan yang mengikat secara hukum NATO tidak akan memperluas lebih jauh ke timur dan senjata ofensif tertentu tidak akan dikerahkan ke Ukraina atau negara tetangga lainnya.

Menurut seorang pejabat senior pemerintahan Biden, kekhawatiran AS belum surut dalam beberapa pekan terakhir. Pejabat AS lainnya mengatakan, meskipun terdapat laporan pada akhir pekan bahwa Rusia akan menarik kembali sekitar 10 ribu tentara dari perbatasannya dengan Ukraina, mereka telah melihat sedikit bukti untuk mendukung hal itu sejauh ini.

“Kami berada pada saat krisis dan telah selama beberapa minggu sekarang diberikan peningkatan Rusia, dan itu akan membutuhkan keterlibatan tingkat tinggi untuk mengatasi ini dan untuk menemukan jalan de-eskalasi,” kata salah satu pejabat, yang menolak disebutkan namanya.

Pejabat tersebut mengatakan, Putin meminta panggilan telepon dengan Biden.

“Ketika Presiden Biden meminta untuk berbicara dengan Presiden Putin selama 2021, Presiden Putin mengatakan, Ya, mari kita bicara. Dan ketika Presiden Putin berkata, saya tertarik untuk menyentuh pangkalan dan melakukan panggilan telepon, Presiden Biden mengatakan ya,” ujar pejabat itu.

Biden disebut kemungkinan akan mengulangi selama seruan bahwa AS akan mengambil tindakan ekonomi cepat terhadap Rusia, jika terjadi invasi. Mereka juga akan memperkuat NATO dalam kasus seperti itu. Namun, Biden telah mendorong diplomasi langsung sebagai alternatif.

Menurut Horne, pemerintahan Biden telah melakukan pembicaraan mendalam dengan Ukraina serta sejumlah sekutu NATO, termasuk yang berbatasan dengan Rusia. 

Pejabat lain mengatakan, Biden diketahui juga kemungkinan akan segera berbicara dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy. Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken menyatakan saat berbicara dengan pemimpin Ukraina pada Rabu, “dukungan tak tergoyahkan untuk kemerdekaan Ukraina”.

Biden pada Selasa mengatakan “kita akan lihat”, saat ditanya apakah ia akan bertemu Putin pada 10 Januari, hari yang sama para pejabat AS dan Rusia akan mengadakan pembicaraan keamanan. 

Namun, seorang pejabat mengatakan, Biden diperkirakan tidak akan menghadiri pembicaraan tersebut atau bertemu dengan Putin hari itu.

Rusia dan NATO juga akan mengadakan pembicaraan pada 12 Januari, dengan pertemuan yang lebih luas termasuk Rusia, AS, dan sejumlah negara Eropa lainnya yang dijadwalkan pada 13 Januari mendatang.

Putin diketahui membandingkan ketegangan saat ini dengan Krisis Rudal Kuba era Perang Dingin pada 1962. AS menganggap beberapa tuntutannya, termasuk pembatasan ekspansi NATO sebagai hal yang tidak dimulai.

Seorang pejabat AS menambahkan, percakapan antara Putin dan Biden kemungkinan akan menyentuh masalah lain, termasuk pembicaraan yang tengah berlangsung dengan Iran mengenai program nuklirnya. (Nadia Ayu Soraya)

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id