Iran Sebut Hari Internasional Al-Quds Penting untuk Palestina

    Willy Haryono - 23 Mei 2020 19:05 WIB
    Iran Sebut Hari Internasional Al-Quds Penting untuk Palestina
    Warga Palestina mengikuti acara buka puasa bersama di tengah pemberlakuan aturan menjaga jarak sosial di kota Gaza. (Foto: MOHAMMED ABED/AFP)
    Sofia: Dalam rangka memperingati Hari Internasional Al-Quds, Kedutaan Besar Iran di Bulgaria menggelar seminar mengenai hal tersebut. Teheran menyebut Hari Internasional Al-Quds merupakan momen penting dalam membantu perjuangan rakyat Palestina.

    Duta Besar Iran untuk Bulgaria, Mohamad Javad Rasouli, menyebut Hari Internasional Al-Quds juga sebagai kesempatan untuk memerangi konspirasi "Perjanjian Abad Ini" yang telah disampaikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

    Rasouli menegaskan, "Perjanjian Abad Ini" merupakan sesuatu yang bertentangan dengan hukum internasional.

    "Konspirasi tersebut bertujuan untuk melegalkan pendudukan wilayah Palestina, melemahkan Pemerintah Palestina, membantah isu-isu terkait pengungsi Palestina, dan melupakan Quds Suci," ungkap Rasouli, dilansir dari IRNA, Sabtu 23 Mei 20202.

    Rasouli menyinggung nama Jenderal Iran Qassem Soleimani yang tewas di tangan AS. Menurutnya, kematian sang jenderal telah membantu mengaspirasi masyarakat Palestina, yang menganggap Soleimani sebagai "Martir Al-Quds."

    Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Bulgaria Ahmad El-Mazbouh mengatakan bahwa Hari Quds diperingati untuk mengingatkan komunitas global atas rasa sakit dan penderitaan masyarakat Palestina. 

    Charge d'affaires Suriah di Bulgaria, Mohamad Mohammad, mengapresiasi inisiatif Kedubes Iran dalam menggelar seminar Al-Quds. Ia menegaskan bahwa Suriah selalu serius dalam menunjukkan dukungannya kepada Palestina.

    Pada 1979, Imam Khomeini mengenalkan Hari Internasional Al-Quds kepada dunia. "Saya menyerukan seluruh Muslim dan pemerintahan Muslim untuk bersatu melepaskan tangan (Israel) dari Palestina," ucapnya kala itu.

    "Saya juga menyerukan kepada seluruh Muslim di seluruh dunia untuk menamai hari Jumat terakhir di bulan Ramadan sebagai Hari Quds dan mendeklarasikan solidaritas Muslim internasional dalam mendukung hak-hak legal (Palestina)," sambungnya.

    Sejak pidato tahun itu, negara-negara Muslim di seluruh dunia menggelar unjuk rasa dan acara khusus dalam memperingati Hari Internasional Al-Quds. Tahun ini, acara-acara perayaan dibatalkan karena adanya pandemi virus korona (covid-19).



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id