Kasus Korona Lampaui 1.000, Belanda akan Tutup Semua Sekolah

    Arpan Rahman - 16 Maret 2020 12:11 WIB
    Kasus Korona Lampaui 1.000, Belanda akan Tutup Semua Sekolah
    Seorang staf medis tengah merawat pasien terduga covid-19 di sebuah rumah sakit di Heerlen, Belanda, 14 Maret 2020. (Foto: AFP/ANP/JEAN-PIERRE GEUSENS)
    Amsterdam: Belanda akan menutup semua sekolah, bar, dan restoran dalam rangka meningkatkan upaya meredam penyebaran virus korona covid-19. Penutupan disepakati dalam rapat darurat kabinet Belanda.

    Dikutip dari Independent, Senin 16 Maret 2020, Institut Kesehatan Publik Nasional Belanda mengumumkan tambahan 176 kasus covid-19, yang menjadikan totalnya saat ini mencapai 1.135. Sementara total kematian akibat covid-19 di Belanda sejauh ini mencapai 20.

    Sementara itu, Menteri Keuangan Belanda Wobke Hoekstra mengatakan bahwa pihaknya akan "melakukan segala cara" untuk memastikan perusahaan Air France-KLM dan bandara Schipol di Amsterdam tetap beroperasi selama pandemi covid-19.

    Hoekstra tidak memaparkan detail lebih lanjut, namun menekankan bahwa Air France-KLM merupakan perusahaan vital bagi perekonomian Belanda. Ia mengaku terus berkoordinasi dengan koleganya di Prancis terkait Air France-KLM.

    Negara-negara Eropa, termasuk Prancis, Belgia, dan Irlandia, juga telah menutup sekolah di tengah pandemi korona. Sementara Italia dan Spanyol telah menerapkan penutupan total (lockdown) berskala nasional. Di tengah penutupan total ini, semua warga kedua negara dilarang keluar rumah kecuali jika benar-benar mendesak.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya mengatakan bahwa saat ini Eropa telah menjadi pusat pandemi covid-19. 

    Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus terus mendorong semua negara dunia untuk menerapkan langkah drastis dan agresif, yang beberapa di antaranya meliputi mobilisasi masyarakat dan menjaga jarak sosial demi menyelamatkan nyawa.

    Jumlah kasus dan kematian gabungan akibat virus corona covid-19 di luar Tiongkok telah melampaui negara tersebut untuk kali pertama sejak akhir Desember 2019. Ini terjadi di tengah tren penurunan kasus covid-19 di Tiongkok dan lonjakan infeksi di benua Eropa.
     
    Menurut situs pemantau milik universitas Johns Hopkins di Maryland, gabungan kasus covid-19 di level global di luar Tiongkok telah melampaui 86 ribu. Sementara jumlah kasus covid-19 di Tiongkok per hari ini, Senin 16 Maret 2020, berada di angka 80.860.
     
    Masih dari data Johns Hopkins, angka kematian akibat covid-19 di luar Tiongkok kini telah melewati 3.241, sedangkan di daratan utama Negeri Tirai Bambu 3.208 (tidak termasuk empat di Hong Kong dan satu di Taiwan).



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id