Spanyol Tuduh Turki Tahan Pengiriman Ventilator

    Arpan Rahman - 05 April 2020 18:02 WIB
    Spanyol Tuduh Turki Tahan Pengiriman Ventilator
    Menlu Spanyol Arancha Gonzalez Laya. (Foto: AFP/JAVIER SORIANO)
    Madrid: Spanyol menuduh Turki sengaja menahan ratusan ventilator dan peralatan kesehatan lainnya. Padahal, Spanyol mengklaim telah membayar semuanya, termasuk biaya pengiriman.

    "Turki menahan ventilator untuk mengobati pasien mereka sendiri," ujar sejumlah pejabat Spanyol.

    Dalam konferensi pers pada Jumat kemarin, Menteri Luar Negeri Spanyol Arancha Gonzalez Laya mengaku sudah tidak bisa lagi meyakinkan Menlu Turki untuk mengirimkan ventilator dalam beberapa hari ke depan.

    "Pemerintah Turki telah menerapkan larangan ekspor peralatan medis karena mereka juga membutuhkannya," kata Laya, disitat dari The Independent.

    Namun satu hari kemudian, Laya mengumumkan bahwa Turki bersedia mengirimkan paket ventilator yang telah dibayar Spanyol. Ia pun berterima kasih kepada Menlu Turki Mevlut Cavusoglu.

    "Kami mengapresiasi gestur dari negara mitra yang bersahabat," tulis Laya di Twitter.

    Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins pada Minggu 5 April 2020, jumlah kasus covid-19 di Spanyol dan Turki masing-masing mencapai 126.168 dan 23.934. Sementara jumlah pasien sembuhnya masing-masing menyentuh angka 34.219 dan 786.

    Surat kabar El Mundo melaporkan bahwa ratusan ventilator itu dibuat di Turki atas nama sebuah perusahaan Spanyol yang membeli suku cadangnya dari Tiongkok.

    Ratusan ventilator tersebut telah dibeli tiga pemerintah daerah di Spanyol, yakni Castilla-La Mancha, Navarre dan Catalonia. Namun sesaat sebelum paket itu dikirimkan, badan bea dan cukai Turki menghentikannya.

    Emiliano Garcia-Page, presiden Castilla-La Mancha, mengatakan bahwa Turki "menyita 150 ventilator secara sepihak" walau sudah dibayarkan Spanyol. Ia mendorong pemerintah pusat di Madrid untuk mengajukan nota protes diplomatik. Namun karena paket itu pada akhirnya telah dikirimkan, Spanyol kemungkinan besar tidak akan memperpanjang masalahnya.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id