Pesan Paskah, Fransiskus Serukan Distribusi Vaksin ke Negara Miskin

    Willy Haryono - 04 April 2021 20:03 WIB
    Pesan Paskah, Fransiskus Serukan Distribusi Vaksin ke Negara Miskin
    Paus Fransiskus di Basilika Santo Petrus, Vatikan pada 4 April 2021. (Filippo MONTEFORTE / POOL / AFP)



    Vatikan: Di musim liburan tersuci bagi 1,3 juta pemeluk agama Katolik di dunia, Paus Fransiskus memfokuskan pesan paskah bagi kelompok-kelompok paling rentan di dunia -- orang sakit, imigran, masyarakat miskin, dan mereka yang tinggal di zona konflik seperti Suriah, Yaman, dan Libya.

    Fransiskus menegaskan bahwa komunitas global harus memperhatikan kelompok rentan, terutama di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir.






    "Pandemi masih terus menyebar, sedangkan krisis sosial dan ekonomi masih terus memburuk, terutama di kalangan masyarakat miskin," kata Fransiskus di Basilika Santo Petrus, dilansir dari laman France 24 pada Minggu, 4 April 2021.

    "Vaksin (Covid-19) adalah alat esensial dalam perang ini," sambungnya. Ia mendorong agar komunitas internasional mampu mengatasi masalah pengadaan dan distribusi vaksin Covid-19, "terutama untuk negara-negara termiskin" di dunia.

    Baca:  Paus Fransiskus Pimpin Misa Krisma di Vatikan

    Berusia 84 tahun, Fransiskus pernah memperingatkan negara-negara kaya untuk tidak menumpuk pasokan vaksin Covid-19 dalam sebuah pidato di acara virtual Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada September 2020.

    Kala itu, Fransiskus juga menyerukan agar konflik bersenjata di seluruh dunia dihentikan agar masyarakat global dapat fokus memerangi pandemi Covid-19.

    Ia menyerukan diakhirinya perang berkepanjangan di Suriah dan Yaman, "di mana jutaan orang hidup di bawah kondisi memprihatinkan."

    Selain soal vaksin dan perang, Fransiskus juga sempat menyinggung semangat pemuda Myanmar dalam menyuarakan demokrasi; menyerukan dialog antara Israel dan Palestina; serta mendesak diakhirinya gelombang aksi kekerasan di benua Afrika.

    "Masih ada terlalu banyak perang dan kekerasan di dunia ini," tutur Fransiskus. Ia menambahkan bahwa 4 April menandai hari kewaspadaan terhadap ranjau darat, yang sebuah alat yang disebutnya "sangat mengerikan."

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id