Demonstran Belanda Terluka akibat Terkena Meriam Air dari Dekat

    Willy Haryono - 25 Januari 2021 15:45 WIB
    Demonstran Belanda Terluka akibat Terkena Meriam Air dari Dekat
    Polisi menembakkan meriam air ke arah para demonstran anti-lockdown di Belanda. (ROBIN VAN LONKHUIJSEN/AFP/Getty)



    Amsterdam: Seorang perempuan yang mengikuti unjuk rasa anti-lockdown di Belanda terluka akibat terkena tembakan meriam air dari jarak dekat. Dalam foto dan video yang beredar di media sosial Belanda, terlihat seorang perempuan yang wajahnya berdarah usai dihantam semburan kencang dari meriam air polisi.

    Hari Minggu kemarin, Kepolisian Belanda dikerahkan untuk membubarkan demonstran anti-lockdown di Den Haag, Belanda, Eindhoven, Enschede, Venlo, Stein, Roermond,  Oosterhout, Breda, dan wilayah lainnya.






    Unjuk rasa di sejumlah kota itu menandai hari kedua munculnya gerakan menentang pemerintah, yang berusaha keras meredam penyebaran virus korona (covid-19).

    Meski sebagian besar unjuk rasa berlangsung damai, situasi di Eindhoven tiba-tiba berubah menjadi kerusuhan. Polisi menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan aksi protes usai massa mulai melemparkan batu dan benda-benda lainnya ke arah petugas.

    Baca:  Belanda Rusuh! 100 Orang Ditahan karena Menolak Lockdown

    Dalam sebuah video terlihat seorang perempuan dan pria yang berjalan melewati meriam air polisi. Sosok pria terlihat mengangkat tangannya, mencoba mengambil gambar polisi dengan kamera.

    Polisi merespons aksi tersebut dengan menembakkan meriam air, yang mengenai perempuan di dekatnya. Kuatnya semburan air membuat perempuan itu terpental dan terjatuh ke jalan.

    Masih dalam video yang sama, sosok pria terlihat membawa perempuan yang terluka ke luar area kerusuhan. Darah terlihat mengucur di salah satu bagian wajah perempuan tersebut.

    Video tersebut adalah satu dari beberapa lainnya yang menangkap momen unjuk rasa di Belanda pada Minggu kemarin. Di Den Haag, para perusuh dilaporkan telah membakar sebuah sepeda motor polisi usai memaksa seorang aparat melarikan diri dari lokasi protes.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id