Ribuan Imigran Honduras Masuk ke Guatemala untuk Mencapai AS

    Willy Haryono - 17 Januari 2021 12:04 WIB
    Ribuan Imigran Honduras Masuk ke Guatemala untuk Mencapai AS
    Ribuan Imigran asal Honduras memasuki Guatemala untuk mencapai perbatasan Amerika Serikat pada Jumat, 15 Januari 2021. (Johan ORDONEZ /AFP)



    Tegucigalpa: Sekitar 9.000 imigran asal Honduras telah menyeberang ke Guatemala untuk membentuk sebuah karavan baru dalam upaya mencapai perbatasan Amerika Serikat pada Sabtu, 16 Januari. Mereka berharap dapat diizinkan masuk ke AS, yang sebentar lagi akan dipimpin presiden baru, Joe Biden.

    Presiden Guatemala Alejandro Giammattei telah megeluarkan sebuah pernyataan yang meminta otoritas Honduras "mencegah kepergian para warganya."






    Para imigran Honduras telah melewati sekitar 2.000 polisi dan prajurit di area perbatasan Guatemala sejak Jumat dan Sabtu kemarin. Sebagian besar dari menyeberang tanpa memperlihatkan hasil negatif tes virus korona (covid-19) sebagaimana diwajibkan pemerintah Guatemala.

    "Pemerintah Guatemala menyayangkan adanya pelanggaran terhadap kedaulatan nasional, dan meminta negara-negara Amerika Tengah untuk mengambil tindakan tegas dalam mencegah warganya terinfeksi di tengah pandemi saat ini," ungkap pernyataan Giammattei, dilansir dari laman nzherald.co.nz pada Minggu, 17 Januari 2021.

    Mencegah kedatangan gelombang imigran, Meksiko menyiagakan ribuan personel Garda Nasional dan agen keimigrasian di area perbatasan. Biasanya warga dari sejumlah negara di Amerika Tengah memasuki Meksiko untuk mencapai perbatasan AS.

    Pada Jumat malam, dua grup beranggotakan lebih dari 3.000 imigran Honduras memaksa masuk ke Guatemala tanpa memperlihatkan dokumen identitas dan hasil tes covid-19. Banyak dari mereka berasal dari kota San Pedro Sula.

    Grup ketiga imigran asal Honduras dikabarkan telah memasuki Guatemala pada Minggu ini.

    Beberapa video yang diunggah Institut Keimigrasian Guatemala memperlihatkan sekelompok orang bersorak sorai sementara agen perbatasan hanya bisa melihat dan mencegah mereka agar tidak menghalangi arus lalu lintas.

    Dari perbatasan, para imigran Honduras terus bergerak semakin dalam ke Guatemala, dengan harapan dapat segera mencapai perbatasan AS. Banyak dari mereka mengaku pergi dari Honduras untuk mencari kehidupan yang lebih baik di Negeri Paman Sam.

    Dalam beberapa percobaan sebelumnya, pergerakan karavan imigran asal negara-negara Amerika Tengah menuju AS telah berhasil dicegah oleh Meksiko, Guatemala, dan juga Honduras.

    Sementara itu, Biden dikabarkan hendak memprioritaskan pembukaan akses status kewarganegaraan bagi 11 juta imigran tak berdokumen di AS. Menurut beberapa sumber, Biden akan mengumumkan legislasi keimigrasian tersebut di hari pertamanya sebagai presiden usai resmi dilantik pada 20 Januari mendatang.

    Baca:  Biden akan Prioritaskan Status Kewarganegaraan Jutaan Imigran di AS

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id