PBB Tegaskan Vaksin Covid-19 Bukan Hanya untuk Negara Kaya

    Willy Haryono - 16 Januari 2021 13:33 WIB
    PBB Tegaskan Vaksin Covid-19 Bukan Hanya untuk Negara Kaya
    Sekjen PBB Antonio Guterres saat berpidato di Jerman. (John MACDOUGALL AFP/File)
    New York: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mendorong komunitas global untuk meningkatkan solidaritas dalam memastikan vaksin virus korona (covid-19) tersedia untuk semua negara. Pernyataan disampaikan saat angka kematian akibat covid-19 di kancah global telah melampaui 2 juta.

    Dalam sebuah pesan video, Guterres mengatakan bahwa suatu negara memang bertanggung jawab dalam melindungi warganya, namun "vaksinasionalisme" cenderung merugikan dan dapat "menghambat pemulihan global."

    "Sains telah berhasil (mengembangkan vaksin), namun solidaritas cenderung gagal," ucap Guterres.

    "Vaksin (covid-19) dengan cepat telah tiba di negara-negara berpenghasilan tinggi, sementara yang miskin tidak memilikinya sama sekali," lanjutnya, dikutip dari laman Gulf Today pada Sabtu, 16 Januari 2021.

    Guterres telah meminta para pemimpin negara-negara terbesar di Group of 20 (G20) untuk mengadopsi "rencana era perang" di awal pandemi covid-19. Rencana tersebut dibutuhkan untuk menangani covid-19, termasuk mengenai stimulus bernilai "triliunan dolar" untuk sektor bisnis, pekerja, dan rumah tangga di negara-negara berkembang.

    Baca:  PBB Khawatir Negara Miskin Kesulitan Akses Vaksin Covid-19

    Selain itu, ia juga mendesak para pemimpin untuk membentuk "sebuah gugus tugas yang bekerja bersama-sama dalam memerangi covid-19." Namun G20 tidak mengambil langkah kolektif sesuai yang diserukan Guterres.

    "Sayangnya, dampak mematikan pandemi diperburuk absennya upaya terkoordinasi di level global," ungkap Guterres.

    Ia mengatakan, negara-negara besar memiliki tanggung jawab khusus untuk mendukung program COVAX yang diinisiasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). COVAX adalah program yang dibentuk untuk memastikan kesetaraan akses vaksin covid-19 untuk semua orang di dunia.

    Masih mengenai vaksinasi, Guterres juga meminta negara-negara kaya untuk berbagi vaksin yang jumlahnya melebihi kebutuhan. Vaksin-vaksin itu diminta disalurkan ke negara yang membutuhkan.

    "Hal ini akan membantu memvaksinasi semua tenaga kesehatan di seluruh dunia. Mereka yang berada di garis depan, termasuk relawan kemanusiaan dan populasi berisiko tinggi, harus diprioritaskan," pungkas Guterres.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id