Puluhan Ribu Pedemo Aborsi di Polandia Kembali Turun ke Jalan

    Willy Haryono - 31 Oktober 2020 14:03 WIB
    Puluhan Ribu Pedemo Aborsi di Polandia Kembali Turun ke Jalan
    Ribuan perempuan di Warsawa berunjuk rasa menentang aturan aborsi di Polandia. (anek Skarzynski/AFP/Getty)
    Warsawa: Puluhan ribu orang kembali berpartisipasi dalam aksi unjuk rasa menentang aturan aborsi di Polandia. Demonstran bergerak melewati berbagai ruas jalan di Warsawa menuju rumah pemimpin partai berkuasa di Polandia.

    Dikutip dari laman TRT World pada Sabtu, 31 Oktober 2020, ribuan pedemo bergerak menuju rumah Jaroslaw Kaczynski, pemimpin partai sayap kanan yang berkuasa di Polandia.

    Namun polisi memblokade beberapa ruas jalan menuju rumah tersebut. Tidak diketahui apakah Kaczynski berada di rumah saat aksi protes berlangsung.

    Kaczynski merupakan politikus terkuat di Polandia meski hanya menjabat posisi Wakil Perdana Menteri. Ia sejak lama mendukung larangan total aborsi, sehingga dianggap sebagai tokoh di balik putusan terbaru Mahkamah Agung Polandia.

    "Kaczynski telah memicu api di Polandia," tulis salah satu plakat yang dibawa pengunjuk rasa di Warsawa.

    Wali Kota Warsawa Rafal Trzaskowski, yang berasal dari partai oposisi Civic Platform, ikut serta dalam aksi protes. Ia menyerukan adanya dialog antara demonstran dan pemerintah untuk menurunkan keterangan.

    Dalam aksi protes terbaru di Warsawa, polisi memperkirakan jumlah demonstran mencapai 100 ribu. Beberapa hari lalu, jumlah pedemo di Warsawa diestimasi sempat mencapai 400 ribu.

    Baca:  Ratusan Ribu Demonstran Kecam Aturan Aborsi di Polandia

    Demonstrasi massa menentang aborsi dimulai pekan kemarin saat Mahkamah Konstitusi Polandia memutuskan bahwa hukum seputar aborsi saat ini "tidak sejalan" dengan konstitusi negara.
     
    Pedemo memfokuskan kemarahan mereka kepada partai berkuasa di Polandia, PiS, yang jajaran anggota parlemennya meminta Mahkamah Konstitusi untuk mengubah aturan aborsi.
     
    Polandia, dengan sebagian besar warganya adalah penganut Katolik taat, adalah salah satu negara di Eropa dengan aturan aborsi yang ketat. Putusan Mahkamah Konstitusi Polandia akan semakin memperketat aturan tersebut.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id