Prancis Usulkan Resolusi Gencatan Senjata Israel-Hamas di DK PBB

    Willy Haryono - 19 Mei 2021 08:52 WIB
    Prancis Usulkan Resolusi Gencatan Senjata Israel-Hamas di DK PBB
    Presiden Pranciss Emmanuel Macron saat berbicara di Paris pada 18 Mei 2021. (Ludovic MARIN / POOL / AFP)



    Paris: Pemerintah Prancis telah mengusulkan sebuah resolusi di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), yang dikoordinasikan dengan Mesir dan Yordania mengenai seruan gencatan senjata antara pasukan Israel dan kelompok Hamas. Kabar disampaikan kantor kepresiden Prancis di Paris pada Selasa malam, 18 Mei 2021.

    Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi menyepakati rencana resolusi DK PBB bersama Raja Yordania Abdullah II dalam sebuah konferensi video.

     



    "Ketiga negara menyepakati tiga elemen sederhana: aksi saling serang harus dihentikan, sudah saatnya menerapkan gencatan senjata, dan DK PBB harus menangani isu ini," ujar keterangan dari Istana Elysee, dilansir dari laman The New Arab.

    Prancis, yang menyerukan gencatan senjata sejak beberapa hari terakhir, mengaku mendukung penuh upaya mediasi pimpinan Mesir.

    Senin kemarin, Macron menggarisbawahi pentingnya mediasi Mesir usai berbicara dengan Sisi di Paris. Mesir adalah salah satu sekutu kunci Prancis, meski keduanya berselisih paham mengenai isu hak asasi manusia.

    Sejak aksi saling serang pasukan Israel dan Hamas meletus pada 10 Mei lalu, DK PBB belum bisa mengadopsi pernyataan atau deklarasi sederhana terkait konflik tersebut. Amerika Serikat, sekutu dekat Israel, telah menghalangi tiga pernyataan gabungan DK PBB yang diusulkan Tiongkok, Norwegia, dan Tunisia.

    AS beralasan pernyataan gabungan DK PBB dapat menghambat langkah diplomasi Washington dalam mengupayakan gencatan senjata.

    Baca:  Dubes Palestina di PBB Tantang Pemerintahan Joe Biden

    Mengenai proposal terbaru Prancis, Duta Besar Tiongkok untuk PBB Zhang Jun mengaku mendukung penuh "semua upaya dalam mengakhiri krisis dan mengembalikan perdamaian di Timur Tengah."

    Sejauh ini serangan udara Israel di Jalur Gaza telah menewaskan 217 warga Palestina, termasuk 63 anak-anak, dan melukai lebih dari 1.400 lainnya. Sementara di Israel, serangan roket Hamas telah menewaskan 10 orang, termasuk dua anak-anak.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id