AS Tahan Tersangka Pengirim Surat Racun untuk Trump

    Willy Haryono - 21 September 2020 07:44 WIB
    AS Tahan Tersangka Pengirim Surat Racun untuk Trump
    Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat. (AFP/Karen BLEIER)
    Washington: Otoritas Amerika Serikat menahan seorang tersangka yang diduga mengirim telah mengirim sebuah surat berisi racun jenis ricin untuk Presiden Donald Trump di Gedung Putih. Mengutip keterangan aparat penegak hukum, media NBC News melaporkan bahwa tersangka ditahan saat berusaha masuk ke AS dari Kanada.

    Koresponden CNN Shimon Prokupecz menuliskan di Twitter, bahwa tersangka pengirim surat racun itu adalah seprang perempuan.

    Dikutip dari Anadolu Agency, Senin 21 September 2020, tersangka membawa sepucuk pistol saat ditahan petugas.

    Surat berisi racun ricin telah dicegat aparat penegak hukum sebelum mencapai Gedung Putih pekan lalu.

    Biro Investigasi Federal (FBI) telah melakukan tes, dan mengonfirmasi zat berbahaya dalam surat tersebut adalah ricin.

    "Saat ini, tidak ada ancaman terhadap keselamatan publik," kata FBI kepada CNN.

    Minggu 20 September, surat kabar Montreal Gazette melaporkan, surat tersebut kemungkinan sudah melewati semacam fasilitas penyortiran di Montreal, dengan alamat pengiriman akhir adalah Gedung Putih di Washington.

    Ricin merupakan racun mematikan yang jika ditelan, dihirup, atau disuntikkan, dapat menyebabkan mual, muntah, pendarahan, dan gagal organ.
     
    Sejauh ini belum ditemukan penawar racun untuk ricin. Jika seseorang terkena ricin, maka kematian dapat terjadi antara 36 hingga 72 jam, tergantung dari dosis yang diterima.


    (WIL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id