comscore

Studi Denmark: Subvarian Omicron BA.2 Dapat Menularkan Covid-19 Lebih Cepat

Marcheilla Ariesta - 31 Januari 2022 23:44 WIB
Studi Denmark: Subvarian Omicron BA.2 Dapat Menularkan Covid-19 Lebih Cepat
Ilustrasi korona. Medcom.id
Kopenhagen: Hasil penelitian Denmark mengungkapkan subvarian Omicron, BA.2, lebih cepat menular daripada aslinya. Bahkan, varian ini dapat segera menginfeksi orang yang sudah divaksinasi.

Penelitian ini menganalisis infeksi covid-19 di lebih dari 8.500 rumah tangga di Denmark antara Desember hingga Januari. Studi menemukan orang terinfeksi subvarian BA.2 kira-kira 33 persen lebih mungkin menginfeksi orang lain dibandingkan dengan mereka yang terinfeksi BA.1.
Di seluruh dunia, subvarian BA.1 “asli” menyumbang lebih dari 98 persen kasus Omicron. Namun, BA.2 dengan cepat menjadi strain dominan menggantikan BA.1 pada pekan kedua Januari.

"Kami menyimpulkan Omicron BA.2 secara inheren jauh lebih menular daripada BA.1 dan juga memiliki sifat menghindari kekebalan yang dapat mengurangi efek perlindungan vaksinasi terhadap infeksi," kata peneliti studi tersebut dilansir dari Malay Mail, Senin, 31 Januari 2022.

Penelitian yang belum ditinjau sejawat dilakukan peneliti di Statens Serum Institut (SSI), Universitas Kopenhagen, Statistik Denmark, dan Universitas Teknik Denmark.

"Jika Anda telah terpapar Omicron BA.2 di rumah Anda, Anda memiliki kemungkinan 39 persen terinfeksi dalam tujuh hari. Jika Anda malah terpapar BA.1, kemungkinannya adalah 29 persen," kata penulis utama studi tersebut, Frederik Plesner.

Kasus BA.2 juga telah terdaftar di Amerika Serikat, Inggris, Swedia, dan Norwegia. Tetapi, pada tingkat yang jauh lebih rendah daripada di Denmark yang menyumbang 82 persen kasus.

Studi ini juga menunjukkan BA.2 relatif lebih baik daripada BA.1 dalam menginfeksi orang yang divaksinasi dan orang yang divaksinasi booster. Hasil studi mengatakan subvarian ini menunjukkan sifat menghindari kekebalan yang lebih kuat.

Namun, vaksin masih memainkan peranan penting. Baik individu yang divaksinasi booster dan yang divaksinasi penuh lebih kecil kemungkinannya untuk terinfeksi dan menularkan salah satu subvarian, dibandingkan dengan mereka yang tidak divaksinasi.

Baca: Denmark Akan Cabut Pembatasan di Tengah Melonjaknya Kasus Covid-19
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id