comscore

Pakar AS: Varian Omicron Kemungkinan Tidak Parah Dibanding Delta

Marcheilla Ariesta - 08 Desember 2021 09:04 WIB
Pakar AS: Varian Omicron Kemungkinan Tidak Parah Dibanding Delta
Penasihat Kesehatan Gedung Putih Anthony Fauci. Foto: AFP
Washington: Pakar penyakit menular Amerika Serikat (AS) Anthony Fauci mengatakan, dari indikasi awal varian Omicron dinilai tidak lebih buruk daripada Delta. Bahkan, kemungkinan lebih ringan.

Namun, Fauci memperingatkan, perlu waktu berminggu-minggu untuk menilai tingkat keparahannya.
Kepala penasihat medis Presiden AS Joe Biden itu membagi yang diketahui dan tidak mengenai Omicron. Ia menjelaskannya menjadi tiga bidang utama, yakni penularan, seberapa baik ia menghindari kekebalan dan infeksi dari vaksin sebelumnya, serta tingkat keparahan penyakit.

"Varian baru jelas sangat menular, dan sangat mungkin lebih (menular) dari Delta, strain yang dominan saat ini," kata Fauci, dilansir dari the Washington Post, Rabu, 8 Desember 2021.

Menurut Fauci, mengumpulkan data epidemiologi dari seluruh dunia juga menunjukkan infeksi ulang lebih tinggi dengan Omicron. Ia menambahkan, hasil dari percobaan laboratorium yang menguji potensi antibodi dari vaksin saat ini terhadap varian covid-19 Omicron akan datang dalam "beberapa hari ke depan hingga seminggu".

"Mengenai tingkat keparahan, hampir pasti tidak lebih parah dari Delta," ucap Fauci.

"Ada beberapa saran bahwa itu bahkan mungkin kurang parah, karena ketika Anda melihat beberapa kelompok yang diikuti di Afrika Selatan, rasio antara jumlah infeksi dan jumlah rawat inap tampaknya lebih sedikit dibandingkan dengan Delta," lanjutnya.

Meski demikian, Fauci mencatat, penting untuk tidak menginterpretasikan data ini secara berlebihan. Pasalnya, populasi yang diikuti cenderung muda dan kecil kemungkinan untuk dirawat di rumah sakit.

Ia menambahkan, penyakit parah juga bisa memakan waktu berminggu-minggu untuk berkembang.

"Saya pikir itu akan memakan waktu setidaknya beberapa minggu lagi untuk mengkonfirmasi di Afrika Selatan, di mana varian itu pertama kali dilaporkan pada November," kata dia.

"Kemudian saat kita mendapatkan lebih banyak infeksi di seluruh dunia, mungkin perlu waktu lebih lama untuk melihat tingkat keparahannya," jelas Fauci.

Ia mengatakan virus yang lebih menular yang tidak menyebabkan penyakit yang lebih parah dan tidak menyebabkan lonjakan rawat inap dan kematian adalah "skenario kasus terbaik".

"Skenario terburuknya adalah tidak hanya sangat menular, tetapi juga menyebabkan penyakit parah dan kemudian Anda memiliki gelombang infeksi lain yang belum tentu tumpul oleh vaksin atau oleh infeksi sebelumnya dari orang-orang," tambahnya.

"Saya tidak berpikir bahwa skenario terburuk akan terjadi, tetapi Anda tidak pernah tahu," pungkas Fauci.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id