Angka Kematian Covid-19 di AS Diprediksi Lampaui Flu Spanyol 1918

    Willy Haryono - 20 September 2021 12:23 WIB
    Angka Kematian Covid-19 di AS Diprediksi Lampaui Flu Spanyol 1918
    Masyarakat Amerika Serikat memakai masker di tengah pandemi Covid-19. (AFP)



    Washington: Angka kematian akibat Covid-19 di Amerika Serikat dalam waktu dekat diprediksi melampaui jumlah korban tewas pandemi flu Spanyol di era 1918-1919. Berdasarkan data Johns Hopkins University (JHU), angka kematian pasien Covid-19 di AS hingga Minggu malam, 19 September, mencapai 673.763.

    Jumlah tersebut hanya kurang sekitar 1.200 dari angka kematian pandemi flu Spanyol, yang diestimasi telah menewaskan lebih dari 675 ribu warga AS. Sebelum ada Covid-19, flu Spanyol merupakan pandemi terparah sejak terbentuknya negara AS.

     



    Dengan rata-rata 1.800 kematian per hari, jumlah orang yang meninggal akibat Covid-19 di AS dapat melewati angka korban flu Spanyol per hari Senin ini, 20 September 2021.

    Baca:  AS Catat Lebih Dari 1.000 Kematian Akibat Covid-19 dalam Sehari

    Menurut artikel The Washington Post, ada perbedaan mendasar dari pandemi Covid-19 dan flu Spanyol di AS. Pada 1918, populasi AS hanya berkisar 100 jutaan, sementara saat ini di angka 330 juta.

    Dengan perbedaan jumlah populasi tersebut, rata-rata kematian akibat Covid-19 di AS adalah satu berbanding 500, sementara di tahun 1918 satu berbanding 150.

    Secara global, angka kematian akibat Covid-19 telah mencapai 4,7 juta, jauh lebih rendah dari 50 juta yang tewas akibat flu Spanyol. Namun berbeda dari flu Spanyol yang selesai dalam dua tahun, akhir dari pandemi Covid-19 masih belum terlihat.

    "Fakta bahwa angka kematian (akibat Covid-19) melonjak di akhir 2020, sembilan bulan usai pandemi muncul di Amerika Serikat, dengan angka tertinggi tercatat di Januari 2021, mungkin merupakan perbandingan yang mengecewakan dalam catatan sejarah," ujar pakar sejarah E. Thomas Ewing dari Virginia Tech kepada The Washington Post.

    "Kita telah mengabaikan pelajaran dari 1918, dan kita tidak akan pernah tahu berapa nyawa yang dapat diselamatkan jika kita lebih serius mengatasi ancaman (Covid-19) ini," pungkasnya.


    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id