comscore

Tujuh Negara NATO Janjikan Dukungan Senjata Lebih Banyak ke Ukraina

Marcheilla Ariesta - 15 Juni 2022 07:48 WIB
Tujuh Negara NATO Janjikan Dukungan Senjata Lebih Banyak ke Ukraina
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg. Foto: AFP
Den Haag: Para pemimpin tujuh negara NATO dari seluruh Eropa menjanjikan dukungan mereka terhadap tawaran Swedia dan Finlandia untuk bergabung dengan aliansi tersebut. Mereka juga setuju menyediakan lebih banyak senjata berat untuk membantu Ukraina memerangi Rusia.

Dukungan tersebut disuarakan setelah pertemuan informal di kediaman resmi Perdana Menteri Belanda Mark Rutte di Den Haag yang diselenggarakan bersama oleh mitranya dari Denmark, Mette Frederiksen. Para pemimpin lain yang hadir adalah presiden Rumania dan perdana menteri Belgia, Polandia, Portugal, dan Latvia.
"Pesan saya tentang keanggotaan Swedia dan Finlandia adalah saya sangat menyambutnya," kata Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, yang juga hadir, dikutip dari New York Post, Rabu, 15 Juni 2022.

"Ini keputusan bersejarah.  Itu akan memperkuat mereka, itu akan memperkuat kita," katanya.

Namun, kata Stoltenberg, aliansi itu juga harus menanggapi secara serius kekhawatiran yang diangkat oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Turki memveto keanggotaan untuk kedua negara itu, sampai mereka mengubah kebijakan mereka dalam mendukung militan Kurdi yang dianggap oleh Ankara sebagai teroris.

"Tidak ada sekutu NATO lain yang menderita serangan teroris lebih dari Turki," kata Stoltenberg.

Stoltenberg mengatakan, dia senang Pemerintah Swedia telah mengkonfirmasi 'kesiapannya' untuk mengatasi kekhawatiran Turki sebagai bagian dari memikul kewajiban keanggotaan NATO di masa depan.

Dalam kesempatan ini, Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki, mengkritik dukungan sejauh ini untuk Ukraina, yang berulang kali menyerukan senjata yang lebih banyak dan lebih berat.

"Kami belum melakukan cukup banyak untuk membela Ukraina, untuk mendukung rakyat Ukraina, untuk mempertahankan kebebasan dan kedaulatan mereka.  Dan inilah mengapa saya mendesak Anda, saya meminta Anda untuk berbuat lebih banyak untuk mengirimkan senjata, artileri ke Ukraina," kata Morawiecki.

"Di mana kredibilitas kami jika Ukraina gagal?  Bisakah kita membayangkan bahwa Ukraina gagal dan kita kembali ke bisnis seperti biasa?  Mudah-mudahan tidak," imbuhnya.

Pertemuan itu dilakukan menjelang pertemuan puncak NATO pada 29-30 Juni di Madrid yang akan berusaha untuk menetapkan arah yang sulit bagi aliansi di tahun-tahun mendatang.

Stoltenberg mengatakan, aliansi tersebut telah meningkatkan pertahanannya setelah invasi Rusia ke Ukraina. "(Serangan) memperkuat kemampuan kami untuk melindungi dan mempertahankan setiap inci wilayah sekutu NATO," sambung dia.

Dia mengatakan bahwa di Madrid, NATO akan mengambil langkah selanjutnya dan menyetujui penguatan besar.  "Malam ini kami membahas perlunya kehadiran ke depan yang lebih kuat dan siap tempur, bahkan kesiapan yang lebih tinggi dan lebih banyak peralatan dan persediaan yang telah ditempatkan sebelumnya," ucap Stoltenberg.

Dia juga mengatakan, "Ukraina harus memiliki lebih banyak senjata berat, dan sekutu serta mitra NATO telah menyediakan senjata berat sekarang untuk waktu yang lama.  Tapi mereka juga meningkat."

Pertemuan itu menyusul hal yang sama pada Jumat lalu di Bucharest dari sembilan negara NATO di sayap timur aliansi, di mana beberapa pemimpin mendesak NATO untuk meningkatkan perlindungan sehubungan dengan perang berkepanjangan Rusia melawan Ukraina.

“Kita perlu memastikan bahwa NATO mampu dan siap untuk merespons secara efektif dan terkalibrasi terhadap ancaman yang dihadapinya," kata Presiden Rumania Klaus Iohannis kepada wartawan setelah pertemuan Jumat. 

"Aliansi harus mampu mempertahankan setiap inci wilayahnya," serunya.

Tiga anggota NATO, Bulgaria, Rumania, dan Turki, berbatasan dengan Laut Hitam, yang telah berubah menjadi medan pertempuran utama dalam perang di Ukraina.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id