Biden Antisipasi Vaksin Kejutan Trump di Bulan Oktober

    Willy Haryono - 07 September 2020 14:16 WIB
    Biden Antisipasi Vaksin Kejutan Trump di Bulan Oktober
    Presiden AS Donald Trump (kanan) dan capres Joe Biden. (Foto: AFP)
    Washington: Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden, mengantisipasi kemungkinan adanya langkah kejutan dari petahana Donald Trump seputar virus korona (covid-19). Ia menduga Trump akan mengumumkan sebuah vaksin covid-19 dalam beberapa pekan ke depan.

    Trump berulang kali berkukuh sebuah vaksin efektif covid-19 mungkin akan diumumkan pada akhir tahun ini. Namun dalam beberapa pekan ke depan, ia menyiratkan bahwa vaksin covid-19 mungkin saja dapat muncul lebih awal.

    Spekulasi menguat pekan kemarin, usai Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mendorong negara-negara bagian untuk mempercepat pengeluaran izin distribusi vaksin pada 1 November, dua hari menjelang pemilihan umum presiden.

    "Tebakan saya adalah, dia (Trump) akan mengumumkan sebuah vaksin. Dia akan mengatakan bahwa vaksin ini tersedia di sekitar hari pemungutan suara. Dia akan menggembor-gemborkan hal tersebut," kata Biden dalam sebuah penampilan publik, dikutip dari laman The Age, Senin 7 September 2020.

    Saat ditanya mengenai hal tersebut, juru bicara tim kampanye Biden, Symone Sanders, tidak menepis kemungkinan akan adanya vaksin covid-19 dalam waktu dekat. Jika vaksin covid-19 memang tersedia di bulan Oktober, ia mendorong agar semua warga AS bisa mendapatkannya.

    "Kita semua menginginkan vaksin, tapi tentu vaksin yang aman. Saat vaksin itu sudah tersedia, tentu kita semua ingin agar dapat didistribusikan secara adil dan setara," tutur Sanders.

    Sabtu kemarin, Trump menegaskan bahwa pihaknya masih tetap berada dalam komitmen awal untuk menyalurkan vaksin sebelum akhir 2020. "Bahkan mungkin sebelum tanggal 1 November," kata Trump kepada awak media.

    "Tapi mungkin juga kita semua bisa mendapatkannya di sekitar bulan Oktober," sambung dia.

    Saat ini AS masih menjadi negara dengan angka kasus tertinggi di dunia. Berdasarkan data Johns Hopkins University pada Senin ini, total kasus covid-19 di AS telah melampaui 6,2 juta dengan 188 ribu lebih kematian dan 2.315.995 pasien sembuh.


    (WIL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id