Rusia Gunakan Ponsel Lacak Interaksi Pasien Korona

    Marcheilla Ariesta - 23 Maret 2020 21:01 WIB
    Rusia Gunakan Ponsel Lacak Interaksi Pasien Korona
    Rusia gunakan ponsel lacak warga yang pernah lakukan kontak dengan pasien covid-19. (Foto: AFP).
    Moskow: Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin memberikan otoritas lima hari untuk mengembangkan sebuah sistem yang dapat melacak warga yang mungkin melakukan kontak dengan pasien virus korona covid-19. Sistem yang dilakukan dengan menggunakan data geolokasi ponsel.

    Di bawah sistem baru ini, warga dapat mengirimkan informasi jika mereka melakukan atau pernah kontak dengan seseorang yang terinfeksi. Dan informasi yang sama akan diteruskan ke markas regional khusus yang didirikan untuk memerangi pandemi.

    Kremlin mengatakan,tindakan itu legal. Ini tindakan yang diambil Rusia untuk mencoba menghentikan penyebaran virus tersebut.

    "Sistem ini dapat melacak warga negara yang melakukan kontak dengan pasien terinfeksi covid-19 berdasarkan informasi dari operator seluler, mengenai geolokasi ponsel orang tertentu," kata Mishustin, dilansir dari Channel News Asia, Senin 23 Maret 2020.

    "Ini akan memungkinkan warga untuk diberitahu (melalui telepon) jika mereka berhubungan dengan penderita virus tersebut. Kita dapat mengirim pesan untuk memberitahu mereka tentang perlunya isolasi diri," lanjut Kementerian Komunikasi dalam sebuah pernyataan.

    Rusia untuk sementara waktu melarang masuknya orang asing ke negara tersebut. Di Rusia sendiri sebanyak 438 kasus virus korona terkonfirmasi dengan satu kematian.

    Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin memerintahkan penduduk di ibu kota yang berusia lebih dari 65 tahun serta mereka yang memiliki penyakit kronis untuk tetap tinggal di rumah. Dia juga meminta para lansia dan penduduk rentan lainnya untuk pergi ke apotek bila benar-benar diperlukan hingga 14 April mendatang.

    Sementara itu, Negeri Beruang Merah secara bertahap memperketat aturan karantina. Rusia kini tengah menyiapkan sistem perawatan kesehatan untuk antisipasi lebih banyak kasus.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id