Inggris Lockdown, Semua Warga Diminta Tetap di Rumah

    Willy Haryono - 24 Maret 2020 07:27 WIB
    Inggris Lockdown, Semua Warga Diminta Tetap di Rumah
    PM Inggris Boris Johnson. (Foto: AFP)
    London: Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memberlakukan penutupan menyeluruh atau lockdown di tengah semakin meningkatnya jumlah kasus serta kematian terkait penyakit virus korona (covid-19). Lewat lockdown ini, pergerakan masyarakat sangat dibatasi, termasuk larangan untuk berkumpul yang melibatkan lebih dari dua orang.

    Keputusan lockdown diambil PM Johnson pada Senin 23 Maret 2020 malam. Ia memperingatkan warga untuk tetap berada di dalam rumah, dan hanya boleh keluar untuk membeli makanan atau obat-obatan.

    Semua toko non-esensial di seantero Inggris harus ditutup, begitu juga dengan taman bermain dan perpustakaan.

    Dikutip dari Guardian, peningkatan kebijakan ini merupakan respons PM Johnson terhadap tudingan bahwa dirinya kurang tegas dalam menyerukan apa yang harus publik Inggris lakukan di tengah pandemi covid-19.

    "Anda semua sebaiknya tidak perlu pergi dan bertemu teman. Jika teman Anda meminta bertemu, tolong katakan tidak. Anda juga tidak perlu bertemu keluarga yang tidak tinggal serumah," kata PM Johnson.

    "Dilarang untuk rumah, kecuali untuk membeli makanan atau obat-obatan. Kegiatan ini juga tidak boleh terlalu sering dilakukan," lanjutnya.

    "Jika Anda tidak mengikuti aturan ini, maka polisi memiliki wewenang untuk menindak, termasuk melalui denda atau pembubaran paksa," tegas PM Johnson.

    Jumat kemarin, PM Johnson mengumumkan bahwa semua bar, restoran, dan pusat kebugaran di seantero Inggris harus ditutup. Namun kala itu ia belum mau membicarakan mengenai lockdown seperti yang sudah dilakukan beberapa negara lain.

    "Dalam pertempuran ini, semua orang harus terlibat dan berjuang bersama. Saya yakin masyarakat Inggris dapat melewati tantangan ini," ungkap PM Johnson.

    Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins, jumlah kasus covid-19 di Inggris mencapai 6.726 dengan 336 kematian dan 140 pasien sembuh.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id