Kanselir Jerman Angela Merkel Disuntik Vaksin AstraZeneca

    Willy Haryono - 17 April 2021 13:03 WIB
    Kanselir Jerman Angela Merkel Disuntik Vaksin AstraZeneca
    Kanselir Jerman Angela Merkel saat berada di gedung parlemen di Berlin pada 16 April 2021. (Tobias SCHWARZ / AFP)



    Berlin: Kanselir Jerman Angela Merkel disuntik dosis pertama vaksin Covid-19 buatan perusahaan AstraZeneca pada Jumat, 16 April 2021. Disuntiknya Merkel terjadi lebih dari dua pekan usai otoritas jerman merekomendasikan vaksin AstraZeneca untuk warga berusia 60 tahun ke atas.

    "Hari ini, saya dengan senang hati mengumumkan bahwa saya telah menerima vaksin AstraZeneca," ujar Merkel via Twitter.






    "Saya berterima kasih kepada semua orang yang terlibat dalam program vaksinasi dan semua orang yang telah divaksinasi. Vaksinasi adalah kunci agar kita semua dapat keluar dari pandemi," sambungnya, dilansir dari laman AFP.

    Merkel akan mundur dari jabatannya tahun ini setelah berkuasa di Jerman hampir selama 16 tahun.

    Pada 2019, Merkel sempat memicu kekhawatiran setelah terlihat beberapa kali bergetar saat berbicara di ruang publik. Namun sejak saat itu, ia terlihat berada dalam kondisi baik hingga kini.

    Selama ini publik selalu menanyakan jadwal vaksinasi Merkel. Namun sang kanselir berulang kali menegaskan dirinya akan divaksinasi setelah kelompok-kelompok prioritas telah menerima vaksin sesuai kebijakan negara.

    Baca:  Infeksi Covid-19 Meningkat, Jerman Siapkan Jam Malam Ketat

    Ibu kota Jerman, Berlin, telah membuka sejumlah lokasi vaksinasi bagi semua orang berusia 60 tahun ke atas bulan ini.

    Otoritas Jerman berusaha keras meyakinkan publik bahwa vaksin AstraZeneca aman digunakan. Kekhawatiran publik beralasan, karena kasus pembekuan darah tercatat di sejumlah individu yang telah menerima vaksin AstraZeneca di Eropa.

    Jerman berharap dengan disuntiknya Merkel, maka kepercayaan publik terhadap vaksin AstraZeneca dapat meningkat.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id