Guncangan Susulan Magnitudo 5,0 Guncang Turki usai Gempa Izmir

    Willy Haryono - 31 Oktober 2020 14:15 WIB
    Guncangan Susulan Magnitudo 5,0 Guncang Turki usai Gempa Izmir
    Petugas mencari korban gempa di reruntuhan bangunan di kota Izmir, Turki pada Jumat, 30 Oktober 2020. (AFP)
    Izmir: Guncangan susulan berkekuatan magnitudo 5,0 menguncang kawasan Aegean Turki yang berbatasan dengan Yunani pada Sabtu, 31 Oktober 2020. Guncangan terjadi usai gempa berkekuatan magnitudo 7,0 menewaskan 26 orang dan melukai ratusan lainnya di Izmir, Turki dan juga Yunani.

    Gempa kuat pada Jumat petang kemarin juga sempat memicu gelombang tsunami mini, yang menggenangi jalanan kota Sigacik di Izmir.

    Presidensi Manajemen Darurat dan Bencana Turki menyebut bahwa guncangan magnitudp 5,0 merupakan yang terkuat dari sekitar 400 gempa susulan usai gempa di Izmir. Hingga saat ini belum ada kabar terbaru mengenai apakah gempa susulan tersebut telah menimbulkan korban atau memicu kerusakan, baik di Turki maupun Yunani.

    Terasa di Istanbul dan juga Athena, gempa ini membuka peluang diplomatik antar kedua negara berseteru. Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis telah menghubungi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam mengungkapkan belasungkawa dan dukungan.

    Sebagian besar kerusakan terjadi di dalam dan sekitar kota Izmir di Turki. Kota tersebut dihuni total tiga juta orang, yang sebagian besar tinggal di kompleks apartemen tinggi.
     
    Material bangunan beserta barang-barang warga, termasuk mainan, bantal, dan alat rumah tangga, berserakan di kota Izmir. Banyak warga saling berpelukan dan menangis, dan sebagian dari mereka terlalu terguncang untuk berbicara.

    Dari total kematian dan luka-luka akibat gempa di Izmur, sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban.

    Berdasarkan data KBRI Ankara, terdapat sekitar 98 WNI yang tinggal di Izmir dan daerah sekitarnya yang terdampak. Sebagian besar di sana WNI berprofesi sebagai pekerja spa dan mahasiswa.

    Terdapat sekitar 5000 WNI yang tinggal di Turki, sebagian besar adalah mahasiswa (2700) dan pekerja spa (1500). KBRI Ankara masih terus berkoordinasi dengan Satgas Perlindungan WNI, simpul-simpul WNI dan otoritas setempat.

    Baca:  Gempa di Wilayah Aegean Turki, Tidak Ada Korban WNI

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id