Obat-obatan yang Digunakan Trump Hadapi Covid-19

    Marcheilla Ariesta - 06 Oktober 2020 21:12 WIB
    Obat-obatan yang Digunakan Trump Hadapi Covid-19
    Trump lepas masker saat tiba di Gedung Putih. Foto: AFP.
    Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendapatkan berbagai perawatan dan obat selama ia terinfeksi virus korona (covid-19). Beberapa dokter ahli membeberkan beberapa obat yang diberikan untuk sang presiden.

    Trump sudah keluar dari rumah sakit tempatnya dirawat pada Senin, 5 Oktober. Dilansir dari laman CNN, Selasa, 6 Oktober 2020, berikut perawatan yang didapat sang presiden selama di rumah sakit.

    Terapi Antibodi

    Pada Jumat pekan lalu, Gedung Putih menyatakan dalam sebuah surat bahwa Trump dirawat dengan dosis 8 gram dari koktail terapi antibodi eksperimental yang dibuat perusahaan bioteknologi Regeneron.

    Untuk membuat terapi antibodi monoklonalnya, ilmuwan Regeneron memilih dua antibodi terbaik untuk menetralkan virus korona tersebut. Antibodi merupakan protein yang dibuat tubuh untuk melawan infeksi.

    Para ilmuwan menyalin kedua antibodi tersebut untuk membuat pengobatan covid-19.

    Koktail investigasi, atau yang dikenal dengan nama investigasi REGN-COV2 ini telah dalam uji klinis sejak Juni. Perusahaan mengumumkan data awal dari uji coba pada hari ini, dengan 275 pasien yang tidak dirawat di rumah sakit.

    Dari uji klinis, terlihat terapi ini mengurangi tingkat virus dan memperbaiki gejalanya. Perbaikan terbesar terlihat pada pasien yang tidak meningkatkan respons alami terhadap infeksi virus korona.

    Perusahaan yang berbasis di New York mengkonfirmasi bahwa mereka menyediakan obat tersebut atas permintaan dokter kepresidenan. Namun, mereka tidak menjelaskan kapan permintaan tersebut diterima.

    "Ada produk terbatas yang tersedia untuk permintaan penggunaan yang telah disetujui dalam keadaan yang jarang terjadi," kata Regeneron dalam pernyataan yang dirilis Jumat lalu.

    Remdesivir

    Trump juga diberi obat antiviral remdesivir selama lima hari. Pengobatan ini disampaikan salah satu dokter yang merawatnya.

    Perawatan menggunakan obat ini dimaksudkan untuk mempersingkat waktu pemulihan pasien covid-19.

    "Kemarin malam dia menerima dosis pertama remdesivir IV dan rencana kami adalah melanjutkan pengobatan selama lima hari untuk remdesivir," kata Dr. Brian Garibaldi, salah satu tim dokter yang merawat Trump di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed pada Sabtu lalu.

    Dalam uji klinis Fase 3, remdesivir dilaporkan mempercepat pemulihan pada pasien pneumonia yang mengalami gejala sedang akibat covid-19. Uji coba dilakukan kepada hampir 600 pasien dan pemulihan setiap pasien dilacak serta diperiksa.

    Dexamethasone

    Presiden Trump juga diberi obat kortikosteroid deksametason pada Sabtu lalu setelah tingkat oksigennya sempat turun sementara.

    "Kami memutuskan bahwa dalam kasus ini, manfaat potensial di awal mungkin lebih besar daripada risikonya," ucap dokter Gedung Putih, Dr. Sean Conley.

    Namun, kepala penyakit menular Rumah Sakit Umum Massachusetts mengatakan pemakaian dexamethasone terhadap Trump membuatnya 'garuk kepala'. Pasalnya, obat ini biasanya diberikan kepada pasien dengan oksigen tambahan.

    Sebelumnya, Conley menyebutkan jika Trump tidak memakai oksigen sebagai bantuan pernapasan. Pengobatan ini lah yang membuat sebagian dokter heran.

    Di AS, dexamethasone telah digunakan untuk mengobati beberapa pasien covid-19 sejak awal pandemi. Namun, beberapa dokter telah memperingatkan bahwa pengobatan ini bukan untuk mereka yang memiliki gejala ringan.

    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id