Dosis Pertama Vaksin Covid-19 untuk Inggris Dikirim dari Belgia

    Marcheilla Ariesta - 03 Desember 2020 18:48 WIB
    Dosis Pertama Vaksin Covid-19 untuk Inggris Dikirim dari Belgia
    Pfizer akan kirim 800 ribu vaksin covid-19 ke Inggris dalam beberapa hari. Foto: AFP.
    London: Vaksin yang dikembangkan Pfizer-BioNTech akan segera tiba di Inggris dalam beberapa hari mendatang. Saat ini, dosis awal vaksin tengah dikemas di Belgia untuk dikirim ke Inggris pekan ini.

    Pfizer berencana mengirim 800 ribu dosis ke Inggris dalam beberapa hari mendatang dari pabrik produksinya di Puurs, Belgia.

    "Mulai Selasa malam, dosis tersebut disiapkan untuk pengiriman," kata BioNTech dalam pernyataan mereka, dilansir dari Straits Times, Kamis, 3 Desember 2020.

    Kotak berisi beberapa ribu dosis ini masing-masing dikemas dengan dry ice agar tetap pada suhu sangat dingin seperti di Kutub Selatan, sebelum dimasukkan ke truk atau pesawat dan dibawa ke Inggris.

    Pfizer  menuturkan, vaksin mereka akan tiba di gudang distribusi pemerintah Inggris pada akhir pekan.

    Rumah sakit Inggris telah mulai mengirim surat elektronik kepada anggota staf untuk jadwal vaksinasi. Rumah sakit di London menunjukkan jadwal dosis pertama disuntikkan akan diberikan pada Senin depan, pukul 7 pagi waktu setempat.

    Baca juga: Inggris Setujui Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 dari Pfizer

    Inggris menempatkan pesanan di muka untuk 40 juta dosis vaksin Pfizer, namun sebagian besar diharapkan akan diberikan tahun depan. Pasalnya,setiap pasien membutuhkan jarak dua bulan untuk penyuntikan ulang.

    Badan penasihat pemerintah Inggris merilis daftar kelompok prioritas vaksin pada Rabu kemarin. Di bagian atas daftar tersebut, ditempatkan penghuni dan pekerja di panti jompo, dilanjutkan dengan para lansia yang berumur lebih dari 80 tahun, pekerja kesehatan dan perawatan sosial.

    Namun dalam praktiknya, pejabat pemerintah mengatakan mereka akan membatasi vaksinasi ke jaringan 50 rumah sakit. Kendalanya karena kesulitan menyimpan dan memindahkan vaksin Pfizer.

    Dengan demikian, para perawat, dokter, staf panti jompo serta lansia di atas 80 tahun akan menjadi yang pertama dalam menerima vaksin. Setelah mereka, baru para penghuni panti jompo.

    Inggris memberikan persetujuan darurat pada Rabu untuk penggunaan vaksin covid-19 dari Pfizer. Negeri Ratu Elizabeth melewati Amerika Serikat untuk menjadi negara Barat pertama yang mengizinkan inokulasi massal terhadap penyakit yang telah menewaskan lebih dari 1,4 juta orang di seluruh dunia.
     
    Otorisasi untuk menggunakan vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer, raksasa farmasi AS, dan BioNTech, sebuah perusahaan Jerman yang jauh lebih kecil. Mereka memulai kampanye vaksinasi dengan sedikit preseden dalam pengobatan modern, tidak hanya mencakup ruang penyimpanan ultra dingin dan wadah botol kaca tetapi juga perang melawan misinformasi antivaksin.
     
    Pandangan Inggris yang mengalahkan Amerika Serikat untuk mendapatkan persetujuan -,pada vaksin yang dikembangkan bersama oleh perusahaan Amerika,- dapat meningkatkan tekanan pada regulator AS, yang sudah mendapat kecaman dari Gedung Putih karena tidak bergerak lebih cepat untuk memberikan dosis kepada orang-orang. Dan hal itu telah memicu perdebatan global tentang bagaimana mempertimbangkan kebutuhan mendesak akan vaksin dengan keharusan untuk meyakinkan orang bahwa vaksin itu aman.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id